Iran Tolak Tawaran Mediasi Presiden Prabowo Subianto
Jakarta - Spektroom : Iran menolak melakukan perundingan dengan Amerika Serikat dan Zionis Israel yang telah melakukan Agresi terhadap Republik Islam Iran dan menewaskan Pemimpin Agung Ayatullah Sayed Ali Khamenie.
"Iran menegaskan tidak akan melakukan negosiasi dalam bentuk apa pun karena merasa telah dikhianati dan diserang sebanyak 3 kali di akhir proses negosiasi sebelumnya," kata Duta Besar Iran, Mohamamd Boroujerdi, selesai penandatangan Petisi dan doa bersama Kaum Muslimin, untuk Ayatullah sayed Ali Khamenie, di Jakarta (05/03/2026).
Dubes Iran untuk Indonesia, Mohamamd Boroujerdi menyatakan bahwa respon terhadap pihak musuh tidak lagi melalui meja diplomasi, melainkan diselesaikan secara langsung di "medan perang".
Kedutaan Iran, telah menerima banyak aspirasi masyarakat Indonesia, banyak surat yang telah masuk, surat belasungkawa, juga menerima begitu banyak kiriman karangan bunga dan pesan solidaritas dari masyarakat Indonesia, pesan WhatsApp, pesan tertulis, penyampaian aspirasi, dan melalui berbagai cara, menyampaiakan terima kasih.
Sedangkan pengganti Syahid Ayatullah Sayyid Ali Khamenei, tentu berdasarkan Undang-Undang Republik Islam Iran, Iran memiliki mekanisme, yaitu dalam situasi dikarenakan alasan apa pun, seorang Pemimpin Agung tidak dapat melaksanakan tugasnya, maka terbentuk sebuah dewan kepemimpinan sementara yang anggotanya adalah 3 orang: Presiden, kemudian Kepala Kekuasaan Yudikatif, dan salah satu anggota dari Dewan Penjaga Konstitusi. Kemudian sambil menantikan Dewan Pakar atau Dewan Ahli di negara mengadakan sidangnya, dan melalui sidang itu, Pemimpin Agung pengganti bisa dipilih."
Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia setelah serangan bom kediamannya yang dilakukan Amerika Serikat-Israel ke Iran, Sabtu (28/2/2026).
Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, melalui surat resmi kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Ucapan itu menegaskan simpati Indonesia.
Doa bersama masyarakat Indonesia dan penandatangan petisi sebagai bentuk solidaritas, kepedulian kemanusian dan komitmen terhadap nilai keadilan Internasional dihadiri ratusan orang dari berbagai kalangan, media massa dan masyarakat berlangsung di Kediaman duta besar Iran untuk Indonesia di Jakarta,