Ironi Kota Hujan: Saat Warga Cibuntu Bogor Harus Antre Air Bersih
Bogor - Spektroom : Julukan "Kota Hujan" yang melekat erat pada Kabupaten Bogor ternyata tidak menjamin wilayah ini bebas dari kekeringan. Akibat fenomena El Nino dan alih fungsi lahan, warga Kampung Cibuntu (RW 001 dan RW 002), Desa Cibuntu, Kecamatan Ciampea, harus merasakan pelik krisis air bersih. Selama hampir tiga hari, mereka kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan domestik.
Merespons krisis tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat. Melalui sinergi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pihak kecamatan, dan pemerintah desa, bantuan armada tangki air bersih langsung disalurkan ke pemukiman warga.
Camat Ciampea, Yudhi Utomo, menegaskan bahwa pemenuhan air bersih di tengah kemarau merupakan prioritas utama.
"Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan BPBD untuk merespons kebutuhan masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses air untuk kebutuhan sehari-hari," ujar Yudhi saat memantau situasi di lapangan, Sabtu (12/9/2026)

Kehadiran armada tangki air bersih ini langsung mendatangkan rasa lega bagi masyarakat setempat. Kepala Desa Cibuntu pun menyampaikan apresiasinya atas respons cepat Pemkab Bogor.
"Warga kami sangat bersyukur. Sudah hampir tiga hari warga kesulitan air, jadi bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat," ungkap Kepala Desa Cibuntu.
Langkah kolaboratif ini menjadi bukti komitmen Pemkab Bogor untuk hadir di tengah masyarakat. Dengan pelibatan aktif seluruh unsur dari tingkat kabupaten hingga desa, dampak kemarau panjang diharapkan dapat diminimalisasi demi menjaga hak dasar warga atas air bersih.