Jaga Ketahanan Pangan, 1.630 Warga Patrang Terima Bantuan 20 Kg Beras dan Empat Liter Minyak Goreng
Jember-Spektroom : Penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) kembali digelar di Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Senin (13/04/2026). Sebanyak 1.630 warga tercatat sebagai penerima manfaat dalam program tersebut. Distribusi bantuan yang dimulai sejak pagi hari berlangsung tertib dan lancar. Aparat kelurahan bersama petugas Bhabinkamtibmas dan Babinsa turut mengawal jalannya penyaluran guna memastikan bantuan tepat sasaran. Lurah Patrang, kabupaten Jember, Jawa Timur, Hariyono, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih berfluktuasi. Ia memastikan data penerima telah melalui proses verifikasi. “Alhamdulillah, penyaluran hari ini berjalan lancar. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” jelasnya. Setiap penerima memperoleh 20 kilogram beras dan empat bungkus minyak goreng atau setara empat liter. Bantuan tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pokok keluarga dalam beberapa waktu ke depan. Warga terlihat antusias sejak pagi dengan datang secara bergiliran sesuai jadwal yang telah ditentukan guna menghindari antrean panjang. Petugas juga mengatur alur pengambilan agar tetap tertib dan nyaman. Hariyono berharap program bantuan pangan ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Selain meringankan beban pengeluaran rumah tangga, bantuan ini diharapkan turut mendukung kesejahteraan keluarga, termasuk kebutuhan pendidikan anak-anak,” katanya. Sementara itu, Khotijah, warga Krajan, kecamatan Patrang, Jember mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Terima kasih kepada pemerintah dan Bupati Jember Muhammad Fawait. Bantuan ini sangat bermanfaat,” ucapnya. Sebagai upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas, pihak kelurahan juga membuka ruang pengaduan bagi warga yang merasa belum terdata atau mengalami kendala dalam proses penerimaan bantuan. Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika ditemukan ketidak sesuaian di lapangan, sehingga program Bantuan Pangan dapat terus diperbaiki dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga yang berhak. (budi s)