Jalur Pantura Tergenang, Perjalanan KA di Daop 5 Purwokerto Tetap Normal
Spektroom – Tergenangnya jalur kereta api pada petak jalan Kaliwungu–Kalibodri, tepatnya di Jembatan atau Bangunan Hikmat (BH) 111 Km 20+7/8 jalur Pantura, Kamis malam (15/1/2026) pukul 21.22 WIB, dipastikan tidak berdampak pada operasional perjalanan kereta api di wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan hingga Jumat siang (16/1/2026) tidak ada kereta api yang dialihkan maupun diputar ke wilayah Daop 5 akibat kondisi tersebut.
“Seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 5 Purwokerto berjalan aman dan lancar. Tidak ada keterlambatan maupun pembatalan perjalanan, termasuk KA Kamandaka dan Joglosemarkerto,” ujar As’ad kepada Spektroom.co.id.
Pantauan Spektroom di Stasiun Purwokerto pada Jumat siang (16/1/2026), menunjukkan aktivitas operasional berjalan normal. Tidak tampak gangguan signifikan meski hujan deras sempat mengguyur wilayah Pantura yang mengakibatkan genangan di jalur rel kereta api.
Sebagian besar kereta api yang melintas di Stasiun Purwokerto terlihat membawa rangkaian maksimal. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat pada momen libur panjang peringatan Isra Mikraj yang berlangsung pada 15–18 Januari 2026.

Pada periode long weekend tersebut, KAI Daop 5 Purwokerto menyediakan total 41.150 tempat duduk atau rata-rata 10.287 kursi per hari. Untuk melayani pelanggan, sebanyak 19 perjalanan kereta api dioperasikan setiap hari dengan keberangkatan dari Stasiun Purwokerto, Cilacap, dan Kutoarjo menuju berbagai kota di Pulau Jawa.
Selain itu, KAI Daop 5 Purwokerto juga menambah kapasitas sebanyak 150 tempat duduk pada KA Sawunggalih relasi Kutoarjo–Pasarsenen yang beroperasi pada 17–18 Januari 2026 guna mengantisipasi lonjakan penumpang.
PT KAI Daop 5 Purwokerto menegaskan kesiapan penuh seluruh aspek operasional, baik sarana, prasarana, maupun pelayanan pelanggan, dipersiapkan termasuk langkah antisipasi terhadap potensi bencana alam, demi memastikan perjalanan kereta api tetap aman, nyaman, dan tepat waktu.