Jalur utama Trans Seram, Provinsi Maluku diblokir massa, Aparat Kepolisiaan segera turun tangan.

Jalur utama Trans Seram, Provinsi  Maluku diblokir  massa,  Aparat Kepolisiaan  segera turun tangan.

SPEKTROOM.ID, Ratusan warga Desa Nuruwe, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, melakukan aksi pemalangan Jalan Trans Seram pada Minggu (1/6/2025) sekitar pukul 14.00 WIT. Aksi ini dipicu oleh ketidakpuasan Masyarakat terhadap penanganan kasus dugaan pembunuhan Frensky Patrouw alias Teteka.

Massa yang dipimpin oleh ibu korban, Ny. Reny Malawau, memblokir jalan di tujuh titik menggunakan pohon yang ditumbangkan , membakar ban bekas, dan bahkan mengecor jalan dengan material batu, pasir, dan semen setinggi kurang lebih 40 sentimeter. Akibat aksi ini, arus lalu lintas di jalur utama Trans Seram lumpuh total dan menyebabkan kemacetan panjang.

Keluarga korban menyampaikan tuntutan kepada pihak Kepolisian agar segera menghadirkan BRilly Rahman yang mereka anggap sebagai saksi kunci, serta memeriksa 21 orang lain yang diduga mengetahui atau terkait dengan kasus tersebut.

Menanggapi situasi ini, Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Andi Zulkfli, S.I.K.,M.M., yang langsung hadir di Desa Nuruwe beberapa saat setelah pemalangan terjadi menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah hukum dan koordinatif untuk merespons tuntutan masyarakat.

“Kami memahami emosi dan kepedihan keluarga korban. Namun kami mengimbau masyarakat untuk tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Saat ini, kami sudah melakukan pemanggilan terhadap saksi kunci, saudara Billy Rahman, dan akan menindaklanjuti informasi yang telah disampaikan keluarga korban,” ujar Kapolres

Lebih lanjut, Kapolres  pihaknya tidak tinggal diam terhadap kasus ini. Penyidik dari Satreskrim Polres SBB sedang melakukan pendalaman terhadap laporan dan nama-nama yang telah diidentifikasi pihak keluarga.
“Kami akan bekerja secara transparan, tuntas, dan profesional. Kami juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Nuruwe serta mengajak tokoh masyarakat untuk meredam ketegangan dan membuka kembali akses jalan demi kepentingan umum,” tegasnya.

Kepolisian juga menegaskan bahwa kasus terkait sebelumnya sudah menetapkan 5 tersangka yang saat ini mendekam didalam Ruang Tahanan Polres SBB dimana dalam waktu dekat siap memasuki tahap II di Persidangan. Kepolisian juga menegaskan bahwa tindakan main hakim sendiri atau pemalangan jalan yang mengganggu ketertiban umum dapat mengarah pada tindakan hukum. Namun, pendekatan humanis tetap menjadi prioritas utama dalam menangani situasi ini. Setelah melakukan mediasi dan pendekatan kepada Keluarga korban, pada Pukul 17.00 WIT pemalangan Jalan berhasil dibuka kembali, sehingga arus lalu-lintas di Jalan Trans Seram Desa Nuruwe kembali Pulih.

Polres SBB mengimbau masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak berwajib dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum terbukti kebenarannya.( Yan/Eva)

Berita terkait

Gubernur Sulsel, Jembatan Sungai Balangpangi Penggerak Ekonomi Sinjai - Bulukumba

Gubernur Sulsel, Jembatan Sungai Balangpangi Penggerak Ekonomi Sinjai - Bulukumba

Spektroom - Peresmian jembatan penghubung yang telah lama dinanti oleh masyarakat Kabupaten Sinjai-Bulukumba ini menjadi komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan konektivitas dan memperkuat infrastruktur wilayah. Hal ini juga menjadi upaya mendukung kelancaran mobilitas warga dan distribusi barang pada ruas jalan Provinsi Sulawesi Selatan, yakni Jalan Batas Kabupaten Bulukumba

Yahya Patta
Sambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, IPIM Kepulauan Selayar Gelar Bimbingan Tahsin bagi Imam Masjid

Sambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, IPIM Kepulauan Selayar Gelar Bimbingan Tahsin bagi Imam Masjid

Spektroom — Pimpinan Daerah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Indonesia Kabupaten Kepulauan Selayar menggelar kegiatan konsolidasi, silaturahmi, serta bimbingan tahsin bagi para imam masjid se-Kecamatan Benteng dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Rahmatan Lil Alamin, Kecamatan Benteng, diikuti para imam masjid serta lurah se-Kecamatan

Yahya Patta