Jamaah Haji Kloter 3 SOC Yang Wafat Di Tanah Suci Mendapat Santunan Asuransi Senilai Rp 56 Juta

Jamaah Haji  Kloter 3 SOC Yang Wafat  Di Tanah Suci Mendapat Santunan Asuransi Senilai Rp 56 Juta
Ketua PPIH Embarkasi Solo Fitriyanto, Memastikan Jamaah Calon Haji Yang Meninggal Di Tanah Suci Mendapatkan Santunan Asuransi Senai Rp 56 Juta. ( Sabtu, 25/04/2026, Dan )

Solo - Spektroom : Ahli waris Jamaah Calon Haji asal Kabupaten Tegal Rodiah Wayan dari Kloter 3 Embarkasi Adisumarmo Solo yang meninggal di Madinah akan menerima santunan asuransi sebesar biaya Perjalanan Ibadah Haji - BPIH senilai Rp 56 Juta.

Santunan merupakan bentuk tanggung jawab dan perlindungan finansial dari pemerintah bagi keluarga jemaah yang tertimpa musibah di tanah suci.

Dikonfirmasi ( Sabtu, 25/04/2026 ) Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Fitriyanto memastikan Pemerintah akan merealisasikan kepada ahli waris dimana merujuk pada regulasi pemberangkatan haji tahun 2026, selain kompensasi uang tunai, jamaah yang wafat dan belum menunaikan ibadah haji juga akan mendapatkan layanan badal haji yang dilakukan petugas.

Seluruh proses administrasi klaim asuransi akan difasilitasi penuh kementerian terkait agar ahli waris dapat menerima haknya dengan mudah dan cepat.

“Hak jemaah yang wafat ini nanti akan dibadal hajikan oleh petugas haji. Ahli warisnya akan mendapatkan asuransi sebesar biaya perjalanan ibadah haji, jika tahun ini 56 juta rupiah berarti diberikan sebesar itu. Pengurusannya sudah diurus pemerintah, jadi ahli waris tinggal menunggu proses pencairan,” Jelas Fitriyanto,

Rodiah Wayan jamaah Kloter 3 SOC, dinyatakan meninggal dunia pada usia 68 tahun setelah sempat mendapatkan perawatan medis di Madinah.

Terkait kondisi kesehatan sebelum wafat, PIC Humas PPIH Embarkasi Solo, David Jafar Saputra, membeberkan almarhumah mengalami keluhan fisik sesaat setelah mendarat. Rodiah mengeluhkan sesak napas ketika baru saja turun dari pesawat di Bandara Madinah.

Petugas medis bandara segera melakukan tindakan darurat dan merujuk almarhumah ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah untuk mendapatkan bantuan medis yang lebih komprehensif.

“Kondisi almarhumah sempat mendapatkan tindakan medis sesuai prosedur dan penanganan lanjut oleh tenaga kesehatan haji. Namun demikian, kondisi terus menurun dan tidak menunjukkan respon yang membaik hingga dinyatakan wafat oleh petugas medis pada pukul 11.45 waktu Arab Saudi,” kata David.

Jenazah almarhumah kini telah dimakamkan di pemakaman Baki Madinah, sesuai dengan prosedur jemaah haji yang wafat di tanah suci.
(Dan)

Berita terkait

Ketika Polisi Menjadi Guru di Hari Pertama Sekolah: Menjaga Mimpi Murid Baru dari Ancaman Narkoba dan Perundungan

Ketika Polisi Menjadi Guru di Hari Pertama Sekolah: Menjaga Mimpi Murid Baru dari Ancaman Narkoba dan Perundungan

Pontianak-Spektroom : Di antara wajah-wajah yang masih canggung mengenakan seragam baru, tersimpan ribuan mimpi yang baru mulai dirajut. Ada yang bercita-cita menjadi dokter, guru, polisi, pengusaha, hingga pemimpin masa depan. Namun sebelum mimpi-mimpi itu tumbuh besar, ada ancaman yang mengintai: narkoba, perundungan, dan kenakalan remaja. Karena itulah, pada masa pengenalan lingkungan

Apolonius Welly, Rafles
Perkuat Sinergi Akademik, Rektor UNUKASE Terima Kunjungan Direktur Universitas Terbuka Banjarmasin

Perkuat Sinergi Akademik, Rektor UNUKASE Terima Kunjungan Direktur Universitas Terbuka Banjarmasin

Banjarmasin–Spektroom : Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) menerima kunjungan kerja dari Universitas Terbuka (UT) Banjarmasin sebagai langkah awal memperkuat sinergi dan menjajaki kerja sama Akademik antar Lembaga Pendidikan Tinggi. Kunjungan tersebut diterima oleh Rektor UNUKASE, Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., di Gedung Serbaguna UNUKASE, Jalan A. Yani

Junaidi, Rafles
Masuk Sekolah Hari Pertama Dimanfaatkan Secara Maksimal Oleh ASN Untuk Mendampingi Putra-Putrinya

Masuk Sekolah Hari Pertama Dimanfaatkan Secara Maksimal Oleh ASN Untuk Mendampingi Putra-Putrinya

Bogor-Spektroom : Masuk sekolah hari pertama menjadi momen istimewa bagi banyak keluarga, termasuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Kebijakan fleksibilitas kerja atau Work From Anywhere (WFA) yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sejumlah ASN untuk mengantarkan anak mereka memasuki hari pertama sekolah sekaligus mendampingi pelaksanaan Masa Pengenalan

Asmari, Rafles
ссс