Jasa Marga Gelar Apel Terpadu Siaga Operasional Lebaran 2026

Jasa Marga Gelar Apel Terpadu Siaga Operasional Lebaran 2026
Apel terpadu siaga operasional lebaran dan parade kendraan ( humas jasmar)

Jakarta- Spektroom : PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama para stakeholder menggelar Apel Terpadu Jasa Marga Siaga Operasional Lebaran Idulfitri 1447H/2026 sebagai bentuk kesiapan menghadapi periode arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Kegiatan yang berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Selasa (10/03/2026) tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian pelayanan operasional jalan tol guna memastikan perjalanan masyarakat selama Lebaran berlangsung aman, nyaman, dan lancar.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang hadir. Kehadiran seluruh stakeholder ini merupakan bagian dari komitmen penguatan kolaborasi yang sangat baik dalam mendukung kelancaran operasional selama periode libur Idulfitri.

Kolaborasi stake holder dalam persiapan mudik lebaran ( hum jasmar)

"Jasa Marga menyiagakan sekitar 8.000 personel didukung oleh 516 unit kendaraan operasional yang siap bertugas dalam operasi angkutan lebaran (operasi ketupat). Dari sisi kesiapan infrastruktur, Jasa Marga memastikan empat ruas tol fungsional telah siap 100% untuk dioperasikan."ujar Rivan.

Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho mengatakan bahwa ada lima klaster yang harus menjadi perhatian selama angkutan lebaran (operasi ketupat) yaitu jalan tol, jalan arteri, tempat penyeberangan pelabuhan, tempat-tempat ibadah, dan tempat-tempat wisata.

"Oleh sebab itu untuk jalan tol menjadi prioritas, untuk itu dilaksanakan apel Jasa Marga Siaga. Saya mewakili Kapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih pelaksanaan Apel Terpadu Jasa Marga Siaga,"jelas Agus.

Dirjen Hubdat Kemenhub Aan Suhanan"Saya sangat senang dan menyampaikan apresiasi kepada Jasa Marga. Saya melihat kesiapan Jasa Marga dan seluruh stakeholder sungguh sangat luar biasa. Ini menunjukkan kesiapsiagaan dari sumber daya yang dimiliki Jasa Marga dan seluruh stakeholder yang ada dalam operasi angkutan lebaran 2026," kata Aan.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian mengatakan“ Kami mengapresiasi berbagai langkah yang disiapkan Jasa Marga Group salah satunya apel siaga ini. Kemudian kami juga ingin menekankan pentingnya pemanfaatan sistem pemantauan layanan pengaduan masyarakat, seperti aplikasi travoy yang dimiliki Jasa Marga." ucap Wilan.

Pada kesempatan yang sama, Jasa Marga juga meluncurkan layanan Call Center 133 sebagai pusat layanan informasi dan pengaduan bagi pengguna jalan tol yang dapat diakses selama 24 jam. Nomor ini menggantikan yang sebelumnya yaitu 14080.

"Melalui Call Center 133, Jasa Marga berharap komunikasi dengan pengguna jalan menjadi lebih cepat, mudah, dan responsif," tambah Rivan.

Dalam mendukung kelancaran operasional selama periode Lebaran, Jasa Marga menyiagakan berbagai armada layanan operasional jalan tol, antara lain 176 unit kendaraan derek, 124 unit _Mobile Customer Service_ (MCS), 55 unit ambulans, serta 101 kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR). Selain itu, kesiapan _mobile crane_ juga ditingkatkan.

Untuk mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem, Jasa Marga turut menyiagakan 71 tim siaga serta 209 unit pompa air guna menjaga kelancaran lalu lintas.

Jasa Marga juga meningkatkan layanan bagi pengguna jalan dengan menyiapkan 43 posko kesehatan di berbagai titik _rest area._ Untuk mendukung kelancaran transaksi di gerbang tol, Jasa Marga juga menyiagakan 470 _personel on call_ serta 736 unit _mobile reader_ sebagai alat bantu transaksi guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama periode Lebaran.

Berita terkait

Bupati Jember Respon Cepat Bencana Tanah Longsor di Desa Klungkung

Bupati Jember Respon Cepat Bencana Tanah Longsor di Desa Klungkung

Jember-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Jember menunjukkan respon cepat terhadap bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah Desa Klungkung, Peristiwa tanah longsor tersebut diduga terjadi akibat intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Menyikapi kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember segera melakukan penanganan dengan

Budi Sucahyono, Julianto