Jawara-Jawarawati Pensiunan Kepala RRI Reuni di Malang, Rawat Persaudaraan dan Santuni Anak Yatim
Malang - Spektroom.com – Komunitas Jawara-Jawarawati yang terdiri atas para pensiunan kepala Radio Republik Indonesia (RRI) menggelar pertemuan di Malang pada 10–13 Oktober 2025.
Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi, merawat persaudaraan, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial melalui santunan kepada anak yatim piatu.
Sejumlah tokoh turut serta dalam rombongan, di antaranya Niken Widiastuti, mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika RI yang juga pernah menjabat Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI, serta Ketua Umum PP RRI, Anhar Achmad, yang juga pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan LPP RRI dan Direktur Layanan Pengembangan Usaha RRI.
Pertemuan tersebut bukan sekadar ajang melepas rindu setelah para peserta menjalani perjalanan karier dan pengabdian panjang di dunia penyiaran. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk menjaga ikatan kekeluargaan yang telah terbangun selama bertahun-tahun.
Bagi komunitas Jawara-Jawarawati, masa pensiun bukan berarti berakhirnya kebersamaan. Hubungan persaudaraan yang terjalin selama menjalankan tugas tetap menjadi bagian penting dari perjalanan hidup, sekaligus modal sosial untuk terus berbagi pengalaman dan memberikan manfaat kepada masyarakat.
Santunan Anak Yatim, Wujud Kepedulian Sosial
Salah satu agenda penting dalam pertemuan tersebut adalah kegiatan charity berupa pemberian santunan kepada anak yatim piatu. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial para anggota komunitas terhadap sesama, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Semangat berbagi tersebut sekaligus menegaskan bahwa pengabdian tidak harus berhenti ketika seseorang meninggalkan jabatan formal.
Melalui kegiatan sosial ini, silaturahmi tidak hanya memberikan manfaat bagi sesama anggota komunitas, tetapi juga diharapkan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kebersamaan yang dibangun melalui pertemuan tersebut pun memiliki makna lebih luas. Pengalaman panjang dalam dunia kerja dapat menjadi bekal untuk terus menumbuhkan solidaritas dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Menikmati Wisata Petik Stroberi dan Selecta
Selain menggelar kegiatan sosial, rombongan Jawara-Jawarawati juga menikmati wisata di wilayah Malang Raya. Salah satu destinasi yang dikunjungi adalah Lumbung Strawberry di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Di tempat ini, rombongan menikmati pengalaman wisata petik stroberi sekaligus mengenal potensi pertanian yang dikembangkan sebagai daya tarik wisata lokal.
Rombongan juga mengunjungi Taman Wisata Selecta, destinasi wisata di Kota Batu yang dikenal dengan udara sejuk dan panorama alamnya. Kegiatan wisata tersebut menjadi bagian dari upaya membangun suasana akrab dan menyenangkan di antara para peserta. Di tengah perjalanan karier yang panjang, kesempatan berkumpul dalam suasana santai menjadi momen berharga untuk berbagi cerita, mengenang pengalaman, dan mempererat persaudaraan.
Kunjungan ke sejumlah destinasi wisata itu sekaligus memperkenalkan potensi Malang Raya sebagai daerah yang memiliki kekayaan alam, pertanian, dan pariwisata.
P Lahar Rusdiharjo: Menjadi Tuan Rumah Merupakan Kebanggaan
Ketua Panitia, Lahar Rusdiharjo, mengungkapkan bahwa menjadi tuan rumah pertemuan Komunitas Jawara-Jawarawati di Malang merupakan kebanggaan tersendiri. Panitia berupaya menyambut seluruh peserta dengan penuh kehangatan serta memberikan pelayanan maksimal selama kegiatan berlangsung.
Menurut Lahar, pertemuan ini bukan sekadar agenda berkumpul, melainkan momentum penting untuk menjaga tali silaturahmi di antara para pensiunan kepala RRI yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan penyiaran Indonesia.
“Sebagai tuan rumah, kami berupaya memberikan penerimaan dan pelayanan yang maksimal. Kami menyambut keluarga besar Jawara-Jawarawati dengan penuh kebanggaan dan rasa kekeluargaan,” ungkap Lahar.
Ia berharap kebersamaan selama berada di Malang dapat semakin mempererat hubungan antarpeserta. Tidak hanya melalui pertemuan dan berbagi cerita, tetapi juga lewat kegiatan sosial serta kunjungan wisata yang memberikan pengalaman berkesan.
Lahar menilai, santunan kepada anak yatim piatu menjadi bagian penting karena menghadirkan dimensi kepedulian sosial di tengah suasana silaturahmi. Sementara itu, kunjungan ke Lumbung Strawberry di Desa Pandanrejo dan Taman Wisata Selecta memberikan kesempatan bagi rombongan untuk menikmati potensi wisata Kota Batu.
“Kami ingin seluruh peserta merasa diterima sebagai keluarga sendiri. Semoga pertemuan ini meninggalkan kesan baik dan menjadi kenangan yang memperkuat persaudaraan di antara kita,” tambahnya.
Purnatugas Bukan Berarti Berhenti Mengabdi
Pertemuan Jawara-Jawarawati di Malang membawa pesan bahwa hubungan persaudaraan tidak berakhir ketika masa jabatan selesai. Pengalaman, kenangan, dan nilai pengabdian yang pernah dibangun bersama tetap dapat menjadi kekuatan untuk menjalani kehidupan setelah purnatugas.
Melalui silaturahmi, kegiatan sosial, dan wisata bersama, komunitas ini menunjukkan bahwa kebersamaan dapat terus dirawat dalam berbagai bentuk.
Bagi para pensiunan kepala RRI, pertemuan tersebut bukan sekadar nostalgia terhadap masa lalu, melainkan juga kesempatan untuk menjaga semangat solidaritas dan berbagi kepada sesama.
Pertemuan di Malang Raya menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak selalu berhenti bersama berakhirnya jabatan. Selama persaudaraan tetap terjaga dan kepedulian terus tumbuh, selalu ada ruang untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dari Malang, Jawara-Jawarawati merawat persahabatan, memperkuat kepedulian, dan menjaga semangat pengabdian agar tetap hidup melampaui masa jabatan.