Jelang Idul Adha Karantina Malut Perketat Pemeriksaan Sapi Yang Akan Dilalulintaskan
Ternate-Spektroom : Menghadapi Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah 2026 Miladiyah, mulai terlihat akan kebutuhan sapi untuk dijadikan hewan qurban, karena itu di beberapa daerah juga dilakukan lalulintas sapi ke luar Maluku Utara.
Sampai saat ini sudah ada 80 ekor sapi dari Halmahera Utara akan dilalulintaskan ke Kalimantan Timur dan sementara sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh pihak Karantina.
Kepala BKHIT Maluku Utara Sugeng Prayogo melalui Ketua Tim Kerja Karantina Hewan drh. Alma Salim Religa kepada Spektroom Kamis, (16/4/2026) mengatakan, sapi yang akan dilalulintaskan ke luar Maluku Utara akan tetap dilakukan pemeriksaan ketat oleh pihak karantina hewan.
"Untuk mengatisipasi lalulintas sapi kita sudah melakukan sosialisasi ke pengusaha tentang persyaratan yg harus dipenuhi oleh pengguna jasa sebagai syarat lalulintas sapi, kemudian sudah memberi edukasi baik internal pegawai, instansi terkait, maupun di pengguna jasa tentang peraturan lalulintas sapi sesuai dengan SK Deputi bidang Karantina Hewan nomor 17 tahun 2026," ujar dr. Ega sapaan drh. Alma Salim Religa.
Menurutnya, sapi tersebut sekarang dalam masa pemeriksaan laboratorium serta menunggu dokumen persyaratan terbit, selanjutnya akan diberangkatkan menuju Kalimantan Timur.
Sampai saat ini kata dr. Ega, baru 80 ekor sapi yang dilalulintaskan, sedangkan untuk daging yang masuk ke Maluku Utara belum ada hanya daging ayam beku saja yang masuk ke Maluku Utara.
"Kalau kami lihat dalam beberapa tahun terakhir, lonjakan pengiriman sapi keluar Maluku Utara selalu meningkat menjelang idul Adha," ucap dr. Ega.
Kepada masyarakat diharapkan dalam rangka menjelang pelaksanaan Idul Adha, apabila ada pengusaha yang akan mengirimkan sapi ke luar Maluku Utara agar dapat melaporkan ke bagian Karantina Hewan BKHIT Maluku Utara untuk mendapatkan prosedur pengiriman nya seperti apa, kemudian apabila ada yang ingin melakukan pengiriman sapi dalam provinsi, dapat melaporkan ke Dinas Pertanian yang membidangi Peternakan dan Kesehatan hewan untuk ternaknya agar bisa diperiksa kesehatannya sebelum diberangkatkan.