Jember Sediakan Angkutan Gratis Wisatawan dan Pemudik
Jember-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, resmi mengoperasikan layanan kendaraan gratis bagi wisatawan dan pemudik yang tiba melalui Bandara Notohadinegoro. Langkah ini diambil guna mendongkrak sektor pariwisata sekaligus memfasilitasi tingginya mobilitas masyarakat pada masa libur bersama lebaran 1447 H .
Layanan transportasi darat ini menyasar rombongan dengan jumlah penumpang minimal 10 orang. Di bawah kepemimpinan Bupati Jember, Muhammad Fawait, pemerintah daerah melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporabudpar) menyiapkan armada khusus untuk mengantar penumpang dari bandara menuju berbagai titik destinasi di wilayah Jember.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Bobby Arie Sandy, kepada spektroom.co.id Senin (23/03/2026) mengatakan, kebijakan ini merupakan respons strategis pemerintah daerah untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan akses bagi para pelancong.
"Upaya ini bagian dari komitmen kami mendorong kemajuan pariwisata Jember. Berdasarkan data BPS Kementerian Pariwisata tahun lalu, Jember masuk dalam 10 besar destinasi wisata terfavorit di Jawa Timur. Ini motivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan aksesibilitas," ungkapnya.
Bobby menambahkan, kemudahan transportasi merupakan faktor krusial dalam menarik minat wisatawan. Dengan adanya fasilitas gratis ini, diharapkan wisatawan mendapatkan pengalaman yang efisien sejak menginjakkan kaki di Jember.
Program ini juga diproyeksikan memberikan dampak domino bagi ekonomi lokal, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, hingga pelaku ekonomi kreatif di Jember.
“Bagi masyarakat atau rombongan wisatawan yang ingin memanfaatkan fasilitas ini, Pemkab menghimbau untuk melakukan koordinasi terlebih dahulu guna memastikan ketersediaan armada dan penyesuaian jadwal penjemputan,” pungkasnya.
Pemerintah kabupaten Jember berharap sinergi antara pelaku pariwisata dan masyarakat dapat menciptakan ekosistem wisata Jember yang lebih ramah, inklusif, dan berkelanjutan di masa depan. (Budi S)