JNT Regional Division Pastikan Kesiapan Operasional Ruas Tol di Regional Nusantara
Medan- Spektroom : Menyambut datang nya mudik lebaran dan mudik balik lebaran, Jasamarga Nusantara Tollroad ( JNT) Regional Division Pastikan Kesiapan Operasional Ruas Tol di Regional Nusantara. Terkait hal tersebut JNT telah melakukan Konfersnsi pers dan Apel Siaga Operasional ( 13/3)
JNT Regional Nusantara telah menyiapkan strategi menghadapi peningkatan volume lalin selama arus mudik dan arus balik periode Idulfitri 1447 H/2026 melalui pelayanan transaksi, pelayanan lalu lintas, pelayanan preservasi, dan pelayanan rest area, di antaranya mengoptimalkan jumlah gardu operasi, membatasi kegiatan rekonstruksi jalan yang berpotensi memperngaruhi kepadatan lalu lintas, serta memaksimalkan pemanfaatan informasi digital melalui aplikasi Travoy.
"Harapan kami agar masyarakat dapat mengatur waktu perjalanan dan mengoptimalkan penggunaan informasi digital melalui aplikasi Travoy untuk membantu kelancaran selama mudik," Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, Tyas Pramoda Wadani di Medan, Sabtu ( 14/3/2026).
Melalui strategi layanan operasi dan antisipasi di titik rawan kepadatan. Pada periode arus mudik tahun ini diprediksi akan ada peningkatan sebesar 27% pada GT Exit Amplas, dan peningkatan sebesar 21,8% di GT Entrance Amplas.
Dengan adanya peningkatan volume lalin ini, RO1JNT selaku pengelola Ruas Tol Belmera mengantisipasi dengan memberi tambahan titik _top up_ uang elektronik di GT Amplas selama periode H-7 hingga H+7 Idulfitri (14-29 Maret 2026).
Senior Manager JNT, Ahmad Fikri berpesan kepada para pengguna jalan untuk dapat memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum melakuan perjalanan. "Penting untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan agar perjalanan mudik lancar dan nyaman," ujarnya.
Thomas Dwiatmanto, selaku Direktur Utama Jasamarga Kualanamu Tol ( JKT) mengungkapkan upaya dalam menyambut periode arus mudik dan balik tahun ini di Ruas Tol MKTT. Salah satu yang menjadi strategi di Ruas Tol MKTT adalah pelayanan di _rest area_ Travoy 65 A arah Tebing Tinggi dan 65 B arah Medan, di mana PT JKT berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk mengatur arus kendaraan yang keluar-masuk serta memastikan kecukupan bahan bakar di SPBU dan SPKLU.

"Kami mengimbau kepada pengunjung _rest area_ untuk dapat tertib dan memanfaatkan waktu dengan bijak untuk beristirahat secukupnya," jelas Thomas
Ruas Tol Belmera diperkirakan akan menghadapi puncak arus mudik pada tanggal 17 Maret 2026 dengan asumsi lalin sejumlah 97.187 kendaraan.
Sedangkan arus balik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 24 Maret 2026 dengan total volume lalin mencapai 92.462 kendaraan atau meningkat 5,78% dari total volume lalin normal yaitu 87.413 kendaraan.
Regional Nusantara juga menyampaikan mengenai diskon tarif tol sebesar 30% kepada pengguna Jalan Tol Belmera dan MKTT untuk mendukung kelancaran arus mudik balik Idulfitri 1447 H/2026.
Diskon tarif tol diberikan untuk perjalanan menerus pada arus mudik pada tanggal 15 Maret 2026 mulai pukul 00.00 WIB sampai dengan 16 Maret 2026 pukul 24.00 WIB dari GT Pangkalan Brandan menuju GT Sinaksak/Simpang Panei maupun GT Kisaran.
Adapun untuk periode arus balik, diskon berlaku pada perjalanan menerus mulai 26 Maret 2026 pukul 00.00 sampai 27 Maret 2026 pukul 24.00 WIB untuk kendaraan yang masuk dari GT Sinaksak/Simpang Panei maupun GT Kisaran menuju GT Pangkalan Brandan.