KA Joglosemarkerto Catat Kinerja Positif, Dorong Mobilitas Aglomerasi Jateng–DIY
Spektroom — Layanan kereta api antarkota di kawasan aglomerasi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus menunjukkan kinerja positif melalui operasional KA Joglosemarkerto.
Kereta ini menjadi salah satu tulang punggung mobilitas masyarakat pada koridor loop Purwokerto–Yogyakarta–Solo–Semarang, seiring meningkatnya kebutuhan perjalanan antarkota untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, pariwisata, dan layanan publik.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan bahwa pada Januari 2026, KA Joglosemarkerto melayani sebanyak 74.238 pelanggan di wilayah Daop 5 Purwokerto. Dari jumlah tersebut, 44.435 pelanggan tercatat berangkat dan 29.803 pelanggan datang. Angka ini meningkat sekitar 13 persen dibandingkan periode yang sama pada Januari 2025 yang mencapai 65.760 pelanggan.
Sepanjang tahun 2025, layanan KA Joglosemarkerto yang terdiri dari kelas Eksekutif dan Ekonomi New Generation Modifikasi di wilayah Daop 5 Purwokerto telah melayani 899.515 pelanggan. Capaian ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang terus menguat terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi antarkota di kawasan aglomerasi.
Menurut As’ad, kereta api semakin menjadi pilihan perjalanan yang nyaman dan praktis, baik untuk mobilitas harian, perjalanan akhir pekan, maupun kegiatan wisata. Pertumbuhan jumlah pelanggan yang konsisten mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan KA Joglosemarkerto.
Ia menambahkan, rute lingkar yang menghubungkan kota-kota utama di Jawa Tengah dan DIY menjadikan KA Joglosemarkerto memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas wilayah. KAI pun terus memperkuat layanan perkotaan untuk mendukung mobilitas masyarakat.
“Dengan pola perjalanan yang semakin beragam, kereta api diharapkan tetap menjadi pilihan utama masyarakat, termasuk untuk perjalanan akhir pekan dan masa liburan,” ujar As’ad.