Kadindik Cup 2026 Diikuti Ratusan Pesilat, Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Pembinaan Prestasi

Kadindik Cup 2026 Diikuti Ratusan Pesilat, Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Pembinaan Prestasi
Kejuaraan pencak silat Kadindik cup 2026, dikuti 700 atlit pencak silat . (Foto: Bian Pamungkas).

Banyumas-Spektroom : Kejuaraan Pencak Silat Kadindik Cup 2026 memperebutkan Piala Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas digelar di GOR Satria Purwokerto pada 20–21 Juni 2026.

Kompetisi yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional sekaligus sebagai upaya melestarikan budaya bangsa Indonesia melalui olahraga pencak silat.

Kejuaraan ini diikuti sekitar 700 atlet pelajar dari berbagai sekolah dan perguruan silat se-Kabupaten Banyumas, terbagi dalam 15 kelas yang dipertandingkan. Selain peserta dari Banyumas, terdapat pula sejumlah atlet undangan dari Kabupaten Cilacap yang ikut meramaikan pertandingan.

Penanggung jawab kegiatan, Agung, menjelaskan bahwa Kadindik Cup merupakan ajang pembinaan dan pencarian bibit atlet pencak silat yang diharapkan mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.

Menurutnya, kejuaraan ini tidak bersifat berjenjang, namun secara konsisten digelar setiap tahun sebagai wadah kompetisi bagi para pesilat muda untuk menambah pengalaman.

“Kejuaraan ini menjadi sarana untuk meningkatkan prestasi atlet sekaligus menjaga kelestarian pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia. Setiap tahun akan terus kami laksanakan agar pembinaan atlet berjalan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kejuaraan tersebut, para juara akan mendapatkan medali dan sertifikat sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang diraih. Panitia juga menyiapkan penghargaan khusus bagi juara umum berupa uang pembinaan. Total hadiah yang diperebutkan dalam Kadindik Cup 2026 mencapai sekitar Rp25 juta.

Peserta yang berlaga berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA, baik yang mewakili sekolah maupun perguruan pencak silat.

Pembukaan kejuaraan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas diharapkan mampu memotivasi para atlet muda untuk terus mengembangkan kemampuan serta menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding.

Kejuaraan kali ini juga disaksikan ratusan penonton, yang menandakan olah raga pencak silat, sudah diminati warga masyarakat bukan saja sebagai olah raga tapi juga sebagai sarana hiburan.

Berita terkait

Uji Coba Angkutan  Kereta Api Khusus Hasil Pertanian Banyuwangi-Jakarta, Buah Naga Jadi Muatan Perdana

Uji Coba Angkutan Kereta Api Khusus Hasil Pertanian Banyuwangi-Jakarta, Buah Naga Jadi Muatan Perdana

Banyuwangi-Spektroom : Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik ujicoba pengoperasian kereta api untuk angkutan hasil bumi. Menurutnya, angkutan ini akan menjadi alternatif distribusi hasil pertanian daerah. “Dengan layanan ini, distribusi hasil pertanian Banyuwangi diharapkan semakin terbuka, sehingga komoditas unggulan daerah dapat menjangkau pasar yang lebih luas melalui pilihan moda transportasi yang

Julianto
ссс