Kakanwil Kemenag Beserta Pemuka Agama Islam di Maluku Gelar Deklarasi Malam Takbiran Aman dan Penuh Khidmat

Kakanwil Kemenag Beserta Pemuka Agama Islam di Maluku Gelar Deklarasi Malam Takbiran Aman dan Penuh Khidmat
Kegiatan Deklarasi menjelang perayaan malam takbiran dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Ambon, Kamis (12/3/2026). ​(Foto: Eva.M/Spektroom)

Ambon-Spektroom : Kegiatan Deklarasi menjelang perayaan malam takbiran dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Ambon, Kamis (12/3/2026). berlangsung di Tribun Lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Tantui, Ambon.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat di Provinsi Maluku. Turut hadir pula Wakapolda Maluku, Irwasda Polda Maluku, Kasatgaswil Densus 88 Anti Teror Maluku, serta seluruh pejabat utama Polda Maluku bersama perwakilan media.

Deklarasi diawali dengan penandatanganan oleh kepala Kementrian Agama Provinsi Maluku. (Foto: Eva.M/Spektroom)

Deklarasi diawali dengan penandatangan yang dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Maluku, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Maluku, Imam Masjid Raya Al-Fattah Ambon dan Wakil Ketua I Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Maluku.

Proses penandatanganan disaksikan oleh Gubernur Maluku, Kapolda Maluku, Pangdam XV Pattimura, Komandan Kodaeral IX dan Danlanud Pattimura.

Usai penandatanganan deklarasi dilanjukan dengan pembacaan deklarasi oleh kakanwil agama provinsi Maluku, Dr. M. Yamin, S.Ag., M.Pd.I. berupa Seruan Pemuka Agama Islam Maluku Menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

"Kami para pemuka agama Islam di Provinsi Maluku dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, menyampaikan seruan kepada umat Islam dan seluruh masyarakat Maluku," Ungkap kakanwil.

Pertama, Mengajak umat Islam untuk merayakan malam takbiran dengan penuh khidmat melalui kumandang takbir, tahmid, dan tahlil di masjid, mushola, maupun di rumah sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Kedua, Mengimbau masyarakat agar merayakan malam takbiran secara bijak dan tidak berlebihan, serta menghindari konvoi kendaraan atau kegiatan lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan keselamatan bersama.

Ketiga, Mengajak seluruh umat beragama di Maluku untuk terus menjaga keharmonisan, memperkuat toleransi, serta memelihara semangat hidup orang basudara sebagai kekuatan dalam merawat persatuan dan kedamaian di bumi Raja-Raja.

"Demikian seruan ini disampaikan untuk menjadi perhatian bersama.
Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah Minal Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin," tegas kakanwil.

Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa deklarasi ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat untuk memastikan perayaan Idul Fitri berlangsung aman dan kondusif.

“Deklarasi ini bukan sekadar kegiatan-kegiatan seremonial, tetapi merupakan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat Maluku untuk menjaga kedamaian dan persaudaraan, khususnya menjelang malam takbiran dan Hari Raya Idul Fitri,” ujar Kapolda.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga nilai toleransi, persatuan, serta kebersamaan yang selama ini menjadi kekuatan sosial masyarakat Maluku.

“Kami berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh khidmat, aman, dan damai. Mari kita bersama-sama menjaga Maluku sebagai rumah bersama yang rukun dan harmonis,” tambahnya. (EM)

Berita terkait