Kampus Ramah Disabilitas Di Wujudkan di UTP Surakarta

Kampus Ramah Disabilitas Di Wujudkan di UTP Surakarta
Kampus Inklusif Diwujudkan Di UTP Suakarta Dengan Melaunching Unit Layanan Disabilitas ( Selas 18/11/2025, Dan )

Spektroom - Beberapa Perguruan Tinggi di Surakarta mulai mewujudkan Kampus Inklusif dengan memberikan layanan pendidikan ramah untuk mahasiswa penyandang disabilitas.

Termasuk keberadaan Unit layanan Disabilitas - ULD yang dimiliki Universitas Tunas Pembangunan surakarta meneguhkan komitmennya menjadi kampus inklusif .

Bahkan ULD yang diresmikan Rektor Prof Winarti Selasa (18/11/2025 ) menandai babak baru penyediaan pendidikan yang setara bagi penyandang disabilitas termasuk kebutuhan fisik ringan maupun sedang.

Ditemui usai peluncuran di Kampus 2 Cengklik Rektor UTP, Prof. Winarti, menegaskan keberadaan layanan disabilitas sudah menjadi kewajiban bagi setiap lembaga pendidikan, khususnya perguruan tinggi itu meliputi fasilitas pendidikan, dukungan administrasi akademik, serta layanan kemahasiswaan.

Berkait status kampus inklusif dalam regulasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) sebagai bentuk keseriusan menghadirkan lingkungan pendidikan ramah disabilitas, termasuk dalam pembiayaan kuliah, seluruh mahasiswa mendapatkan perlakuan yang sama kecuali jalur beasiswa, baik dari yayasan, universitas, pemerintah, maupun donatur.

Di sisi sarana-prasarana, UTP juga tengah merencanakan peningkatan fasilitas, termasuk pembangunan aksesibilitas dasar dan lift untuk gedung bertingkat.

" UTP ingin menunjukkan bahwa kami melayani semua warga negara sama baik oenyandang disabilitas maupun tidak." Jelas Prof Winarti

Sementara itu, Ketua Unit Layanan Disabilitas Bagus Kuncoro dalam sambutannya menekankan ULD UTP hadir sebagai upaya sistematis mewujudkan kampus inklusif dimana setiap individu, terutama mahasiswa, memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan.

Sejumlah program telah disiapkan, di antaranya pemetaan mahasiswa disabilitas, sosialisasi, edukasi melalui workshop kampus inklusi, serta kerja sama dengan lembaga-lembaga terkait untuk memperkuat jejaring layanan.

" Program disiapkan kerjasama dengan lembaga terkait untuk memperkuat jaringan layanan" Ungkapnya

Dengan hadirnya ULD di UTP bukan sekedar pembentukan unit baru, tetapi fondasi penting untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang benar-benar inklusif, Selain berbagai program, fasilitas, dan kebijakan yang terus dikembangkan, diharapkan mampu menjadi rujukan kampus ramah disabilitas di Surakarta( Dan )

Berita terkait

Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026 di Maluku Utara, BASARNAS Siagakan 112 Personel

Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026 di Maluku Utara, BASARNAS Siagakan 112 Personel

Ternate–Spektroom : Menghadapi pelaksanaan arus mudik Lebaran tahun 2026 di wilayah Provinsi Maluku Utara, BASARNAS Ternate menyiagakan personel sebanyak 112 personel. Ratusan personel yang disiagakan tersebut ditempatkan pada sejumlah posko gabungan yang tersebar di beberapa titik strategis. Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani mengatakan, para personel BASARNAS yang disiapsiagakan telah

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
KSOP Pastikan Penumpang Tujuan Sanana Akan Terangkut Semua

KSOP Pastikan Penumpang Tujuan Sanana Akan Terangkut Semua

Ternate-Spektroom : Menyikapi membeludaknya penumpang arus mudik route Ternate - Sanana, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate menyiapkan penambahan armada transportasi untuk route atau jurusan tersebut. Banyaknya penumpang arus mudik pada route tersebut yang mengakibatkan sebagian penumpang tidak terangkut, disikapioleh KSOP dengan menyiapkan satu kapal yaitu KM. Uki

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Kick Off kompetisi inovasi Daerah 2026,Bupati Jeneponto dorong gerakan " 1 OPD 1 Inovasi "

Kick Off kompetisi inovasi Daerah 2026,Bupati Jeneponto dorong gerakan " 1 OPD 1 Inovasi "

Jeneponto,–Spektroom : Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jeneponto bekerja sama dengan Pattiro Jeka melaksanakan Kick Off Kompetisi Inovasi Daerah (KIND) Tahun 2026 Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mendorong lahirnya berbagai inovasi di lingkungan pemerintahan daerah, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah kecamatan, kelurahan

Yahya Patta