Kapolda Kalbar Rangkul Pemerintah dan Tokoh Adat Dayak di Momen Natal
Spektroom – Semangat Natal 2025 dimanfaatkan Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., untuk mempererat tali silaturahmi dengan berbagai tokoh penting di Provinsi Kalimantan Barat.
Pada Jumat (26/12/2025), Kapolda bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Kalbar melakukan safari kunjungan ke sejumlah kediaman tokoh pemerintahan dan tokoh adat.
Kunjungan pertama dilakukan ke rumah Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si. Kehadiran Kapolda dan rombongan disambut hangat dalam suasana Open House Natal yang penuh keakraban dan kekeluargaan.
Obrolan santai yang terjalin mencerminkan hubungan harmonis antara kepolisian dan unsur eksekutif daerah. Silaturahmi tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi antara aparat penegak hukum dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan daerah, khususnya di momen perayaan hari besar keagamaan.
Usai dari kediaman Wakil Gubernur, Kapolda Kalbar melanjutkan kunjungan ke rumah Yakobus Kumis, Sekretaris Jenderal Majelis Adat Dayak Nasional (MADN). Kunjungan ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat hubungan kepolisian dengan tokoh adat yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketertiban sosial dan kelestarian nilai-nilai kearifan lokal di Bumi Khatulistiwa.
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., menjelaskan rangkaian kunjungan merupakan bagian dari strategi Cooling System Polri guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
“Hari ini Bapak Kapolda bersama PJU melaksanakan safari silaturahmi Natal. Selain menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada Bapak Wakil Gubernur dan Sekjen MADN, kegiatan ini juga menjadi bentuk apresiasi Polri kepada seluruh elemen masyarakat dan pemerintah yang selama ini bersama-sama menjaga kedamaian di Kalimantan Barat,” ujar Bayu.
Peran tokoh adat sangat penting dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, terutama dalam pencegahan konflik sosial melalui pendekatan budaya dan kekeluargaan. “Kehadiran kami di kediaman Bapak Yakobus Kumis menunjukkan bahwa sinergi Polri dengan tokoh adat sangat krusial.
Dengan komunikasi yang baik, potensi gangguan kamtibmas bisa dicegah sejak dini melalui pendekatan adat dan dialog,” tambahnya.
Selama perayaan Natal 2025, situasi keamanan di Kalimantan Barat terpantau aman dan terkendali. Polda Kalbar pun mengapresiasi seluruh masyarakat yang terus menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama, sehingga perayaan Natal dapat berlangsung khidmat, damai, dan penuh sukacita.