Kapolda Maluku: Mahasiswa Garda Terdepan Cegah Konflik Sosial

Kapolda Maluku: Mahasiswa Garda Terdepan Cegah Konflik Sosial
Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., menerima audiensi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) foto Eva M

Spektroom – Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., menerima audiensi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Wilayah Maluku di Ruang Tamu Kapolda Maluku, Jumat (6/2/2026). Audiensi menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi antara Kepolisian dan elemen mahasiswa dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Provinsi Maluku.

Kapolda Maluku didampingi Direktur Samapta Polda Maluku, Kabid Humas Polda Maluku, serta Kasubdit III Direktorat Intelkam Polda Maluku. Sementara dari BEM Nusantara Wilayah Maluku hadir Koordinator Wilayah Maluku Robert Selano bersama sejumlah perwakilan mahasiswa.

Apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan BEM Nusantara Wilayah Maluku. Audiensi ini merupakan momentum penting memperkuat silaturahmi, koordinasi, dan kerja sama antara Polri dan mahasiswa sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas daerah.

Polda Maluku terbuka terhadap masukan, saran, maupun kritik dari seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian ke depan.

Kapolda Maluku menyoroti dinamika sosial di Maluku yang dinilai rentan terhadap provokasi. Ia mengingatkan pentingnya peran mahasiswa dan organisasi kepemudaan dalam meredam potensi konflik serta menyelesaikan persoalan sosial dengan mengedepankan etika, adab, dan cara-cara yang bermartabat.

“Kita menyadari masyarakat Maluku mudah terprovokasi. Ini adalah dinamika kehidupan yang harus kita hadapi bersama. Namun, dalam setiap penyelesaian masalah, ada adab dan etika yang harus dijaga. Peran mahasiswa, OKP, dan BEM sangat dibutuhkan, terlebih dalam menyelesaikan persoalan-persoalan kronis yang telah berlangsung lama,” ungkap Kapolda.

Kapolda juga mengingatkan dampak negatif dari penyebaran informasi yang berlebihan di media sosial, persoalan kecil dapat dengan cepat membesar dan memicu keresahan publik. Situasi keamanan yangKondusif menjadi kunci untuk mendorong masuknya wisatawan dan investor ke Maluku, sehingga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Koordinator BEM Nusantara Wilayah Maluku, Robert Selano menegaskan komitmen BEM Nusantara untuk terus bersinergi dengan Polda Maluku dalam menjaga kamtibmas.

Robert juga menyampaikan hasil kajian mahasiswa terkait penanganan konflik sosial di Maluku. Salah satu usulan yang disampaikan adalah pembangunan pos keamanan permanen di kawasan Universitas Islam Negeri (UIN) Ambon guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Berita terkait

Pelajari Strategi Inovasi Bisnis Berskala Global, Universitas Kristen Indonesia Miliki Program Studi Doktor Manajemen

Pelajari Strategi Inovasi Bisnis Berskala Global, Universitas Kristen Indonesia Miliki Program Studi Doktor Manajemen

Spektroom - Organisasi modern di berbagai sektor saat ini menghadapi tantangan strategis yang semakin kompleks, mulai dari tuntutan good governance, manajemen risiko, hingga kepatuhan dan keberlanjutan. Perubahan lingkungan bisnis yang dinamis serta disrupsi teknologi menuntut kehadiran pemimpin yang tidak hanya memiliki pengalaman praktis, tetapi juga landasan keilmuan yang kuat dan

Nurana Diah Dhayanti