Kapolres Jember: Capaian Dengan Kerja Keras Merespons Laporan Masyarakat, Tutaskan Perkara Secara Profesional
Spektroom - Menutup lembaran tahun dengan keterbukaan, Kepolisian Resor Jember membeberkan capaian kinerja sepanjang 2025 dalam Konferensi Pers Akhir Tahun yang digelar di Aula Rupatama Mapolres Jember, pada Senin (29/12/2025).
Agenda tahunan ini menjadi cermin evaluasi sekaligus pertanggungjawaban publik atas upaya penegakan hukum dan pelayanan keamanan yang telah dilakukan.
Konferensi pers tersebut dipimpin oleh Kapolres Jember, AKBP Bobby Adimas Candra Putra, dan dihadiri jajaran pejabat utama Polres Jember.
Dalam paparannya, Kapolres menjelaskan kinerja sejumlah satuan kerja, mulai dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), hingga Satuan Lalu Lintas (Satlantas), yang menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Jember.

Data Satreskrim menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2025 terdapat 3.035 laporan polisi yang masuk.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.102 kasus berhasil diselesaikan, dengan tingkat penyelesaian perkara atau crime clearance mencapai 69 persen.
Angka laporan ini mengalami kenaikan sekitar 1,05 persen dibandingkan tahun 2024. Adapun tindak pidana yang paling menonjol meliputi pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan, penganiayaan berat, perjudian, serta kejahatan yang berkaitan dengan narkotika.
“Capaian ini menunjukkan kerja keras seluruh personel dalam merespons laporan masyarakat dan menuntaskan perkara secara profesional,” ungkap Bobby Adimas Candra Putra.
Dibidang pemberantasan narkoba, sepanjang 2025, sebanyak 222 kasus narkotika berhasil diungkap dengan tingkat penyelesaian perkara mencapai 100 persen.
Dari pengungkapan tersebut, aparat mengamankan 273 tersangka yang terdiri dari pengedar dan pengguna. Barang bukti yang disits lebih dari 3,8 kilogram sabu-sabu, ratusan ribu butir obat keras berbahaya, 460 butir ekstasi, serta sejumlah tembakau sintetis.
“Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memutus mata rantai peredaran narkoba yang merusak generasi muda,” tegas Kapolres dalam pernyataannya.
Sementara itu, di sektor lalu lintas, selama 2025 terdapat 66.127 pelanggaran lalu lintas, angka ini menurun sekitar 16,18 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Jumlah kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan menjadi 1.171 kasus atau turun sekitar 7 persen. Korban meninggal dunia akibat kecelakaan tercatat sebanyak 254 orang, dengan kerugian materiil lebih dari Rp1,2 miliar.
Sepanjang tahun tersebut, tidak ditemukan kejadian kecelakaan lalu lintas menonjol di wilayah hukum Polres Jember.
Selain data statistik, Kapolres Jember juga memaparkan sejumlah kasus menonjol yang berhasil diungkap, seperti peredaran narkotika dengan barang bukti sabu lebih dari satu kilogram, kasus pembunuhan dan pembunuhan berencana, pencurian hewan ternak, pencurian tembakau, hingga berbagai kasus kekerasan terhadap anak yang menjadi perhatian serius aparat kepolisian.
Menutup konferensi pers, Kapolres menegaskan bahwa capaian kinerja ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Polres Jember serta dukungan masyarakat.
Hasil evaluasi akhir tahun ini akan menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian di tahun mendatang. (Budi S)