Karhutla Bukan Takdir: Kapolda Kalteng Dorong Peran Aktif Warga

“Imbauan kepolisian penting karena karhutla di Kalimantan Tengah sebagian besar dipicu faktor manusia. Artinya, pencegahan sangat bergantung pada perilaku dan kedisiplinan warga,” ujar Suprayitno

Karhutla Bukan Takdir: Kapolda Kalteng Dorong Peran Aktif Warga
Kepala Bidang Humas Kombes Pol Budi Rachmat mengimbau masyarakat agar disiplin terkait karhutla. (Foto: dok.pribadi)

Spektroom - Kalimantan Tengah memasuki fase menuju musim kemarau. Hujan kian jarang, lahan mulai mengering. Pada kondisi seperti ini, kewaspadaan harus terus terjaga, karena sebuah kelalaian dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Spektroom minta tanggapan Suprayitno,S.AN, M. AP dosen Fisipol Universitas Palangka Raya atas himbauan Kapolda Kalimantan Tengah terkait karhutla, ia menilai langkah tersebut tepat dan relevan dengan karakter persoalan karhutla di daerah ini.

“Imbauan kepolisian penting karena karhutla di Kalimantan Tengah sebagian besar dipicu faktor manusia. Artinya, pencegahan sangat bergantung pada perilaku dan kedisiplinan warga,” ujar Suprayitno saat dimintai tanggapannya, Minggu, (25/01/2026).

Suprayitno, S, AN, M. AP dosen Fisipol Universitas Palangka Raya. (Foto.dok.pribadi)

Dosen yang juga pemerhati kebijakan publik ini menegaskan, masa transisi menuju musim kemarau merupakan periode paling rawan. Api kecil yang dianggap sepele bisa cepat membesar dan berdampak panjang pada kesehatan, pendidikan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

“Ketika masyarakat memilih mencegah sedini mungkin daripada menyesal nanti ya , agar karhutla berhenti menjadi rutinitas tahunan. Karhutla bukan takdir, tapi konsekuensi dari pilihan,” tambahnya. Kerjasama yang baik dari pemerintah dan masyarakat sendiri juga sangat penting dalam meminimalisir dampak yang lebih luas dari karhutla itu sendiri. "Masyarakat dapat membantu sebisa mungkin dan segera melapor ke pihak - pihak terkait jika menemukan ada tanda - tanda- tanda karhutlakarhutla", pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Kepala Bidang Humas Kombes Pol Budi Rachmat mengimbau seluruh masyarakat Bumi Tambun Bungai agar lebih disiplin menjaga lingkungan.

“Pencegahan karhutla dimulai dari hal-hal sederhana. Jangan membuang puntung rokok sembarangan, pastikan sumber api dan aliran listrik aman saat meninggalkan rumah, serta berhati-hati membakar sampah agar api tidak meluas,” ujar Kombes Pol Budi Rachmat, Sabtu. Ia mengingatkan, kondisi lahan kering membuat api cepat menyebar dan berpotensi menimbulkan asap pekat yang mengganggu kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan lansia.

Kapolda juga menegaskan larangan membuka lahan dengan cara membakar secara sembarangan. Pembakaran hanya diperbolehkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan dilakukan secara terkendali. Masyarakat diminta segera melapor ke Call Center 110 apabila menemukan titik api atau kebakaran hutan dan lahan agar dapat ditangani sejak dini.(Polin Andre)

Berita terkait