Karhutla TN Way Kambas Berhasil Dipadamkan, 200 Personel Gabungan Lakukan Pendinginan

Karhutla TN Way Kambas Berhasil Dipadamkan, 200 Personel Gabungan Lakukan Pendinginan
Kapolres Lampung Timur AKBP Yuliansyah ( tengah barisan depan) dan Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji (kanan) pimpin pemadaman Karhutla di TNWK (Foto Bidhumas Polda Lampung).

Lampung Timur - Spektroom: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, akhirnya berhasil dipadamkan, Sabtu (22/8/2026) malam.

Titik api yang sebelumnya sulit dijangkau karena kondisi medan dan hembusan angin kencang berhasil dipadamkan setelah sekitar 200 personel gabungan dikerahkan ke lokasi.

Pemadaman dilakukan sejak pukul 16.00 WIB hingga titik api dinyatakan padam sekitar pukul 19.30 WIB.

Melalui Press Release Nomor: 313/ VIII / HUM.6.1.1./ 2026/ Bidhumas Minggu, 23 Agustus 2026, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Isawandari Yuyun mengatakan, keberhasilan pemadaman tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur yang terlibat di lapangan.

“Alhamdulillah, titik api di kawasan Taman Nasional Way Kambas berhasil dipadamkan pada pukul 19.30 WIB. Personel gabungan bekerja maksimal untuk memastikan api tidak kembali meluas,” kata Yuni, Minggu (23/8/2026).

Menurut dia, personel yang diterjunkan berasal dari Polres Lampung Timur, Kodim 0429/Lamtim, Brimob Polda Lampung, Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP), TNWK, BPBD, pemadam kebakaran, hingga relawan.

“Sekitar 200 personel gabungan kita kerahkan untuk melakukan pemadaman. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam penanganan karhutla ini,” ujarnya.

Meski api telah berhasil dipadamkan, petugas belum langsung meninggalkan lokasi. Penyemprotan air dilakukan untuk memastikan bara api di dalam semak maupun material kering tidak kembali memicu kebakaran.

Yuni mengatakan, langkah tersebut penting dilakukan mengingat kondisi kawasan masih berpotensi mengalami kebakaran susulan apabila terdapat bara yang belum sepenuhnya mati.

“Setelah api berhasil dipadamkan, personel langsung melakukan penyemprotan air di lokasi. Ini untuk memastikan tidak ada bara yang masih menyala dan mencegah munculnya kembali titik api,” kata Yuni.

Selain itu, petugas TNWK juga melakukan penyisiran dan patroli di sekitar lokasi kebakaran untuk memastikan tidak ada titik api lain yang berpotensi berkembang.

“Kami tetap melakukan pemantauan dan patroli. Tim TNWK menyisir kawasan untuk memastikan tidak ada titik api lain yang belum terdeteksi,” tutur Yuni.

Pemadaman tersebut dipimpin Kapolres Lampung Timur AKBP Yuliansyah dan Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji. Petugas gabungan masih bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali api.(@Ng).

Berita terkait

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Sleman-Spektroom : Rivalitas antar pendukung sepak bola di Yogyakarta diharapkan tetap berada dalam koridor sportivitas. Menjelang kompetisi BRI Super League 2026/2027, Polda DIY bersama pemerintah daerah, manajemen klub, dan kelompok suporter menyepakati komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kondusivitas. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama yang difasilitasi Polda DIY

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Jakarta-Spektroom: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mendorong pemerintah pusat dan Komisi II DPR RI untuk segera menyelesaikan penataan aset perkebunan pala di Kepulauan Banda serta melakukan rekonstruksi ulang tata batas Taman Nasional Manusela. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi II, Senayan, Jakarta,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Jakarta – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai bagian dari target pembangunan infrastruktur baru bidang Sumber Daya Air tahun 2025–2029. Bendungan Pelosika diproyeksikan menjadi bendungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede, sekaligus menjadi bendungan terbesar di Sultra.

Nurana Diah Dhayanti