Kecelakaan Beruntun di Tol MBZ Ditserse Narkoba Polda Metro Jaya Lakukan Tes Urine Para Pengemudi Bus
Jakarta– Spektroom : Insiden kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Tol Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) arah Cikampek pada Sabtu (14/3/2026) Imbas kecelakaan tersebut, lalu lintas tersendat. Menurut informasi yang diunggah di akun X Jasamarga, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 07.04 WIB. Lokasi kecelakaan berada di Cibatu KM 35 - Cikarang Pusat KM 37+200 arah Cikampek.
Arah Cikampek padat, ada penanganan kecelakaan beruntun di lajur 2/kanan," kata Jasa Marga, Sabtu.(24/3/2026) Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol untuk menggunakan jalur kiri untuk sementara waktu. Sementara itu, di ruas Karawang, Cikarang, hingga Cikunir, kondisi lalu lintas cenderung lancar.
Selanjutnya, arus lalu lintas di Tol Jakarta Cikampek di ruas Karawang Barat arah Cikampek juga terpantau padat. Kepadatan ini dampak penanganan truk gangguan.
"Karawang Barat KM 45 - KM 49 arah Cikampek padat, ada penanganan Truk Fuso gangguan roda di lajur kiri. Cikampek-Dawuan-Cikarang-Cikunir-Cawang lancar," jelasnya.

Sementara itu sebelumnya Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan pengecekan urine terhadap para pengemudi bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Tes urine dilakukan menjelang arus mudik Lebaran jumat (13/3)
"Langkah ini bertujuan untuk menjamin para sopir dalam kondisi prima dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Sabtu (14/3/2026).
Tes urine dilakukan di kawasan Terminal Kampung Rambutan pada Jumat (14/3) sebagai upaya memastikan keselamatan penumpang selama periode mudik Lebaran 2026
Pemeriksaan dilakukan secara acak kepada sejumlah pengemudi bus yang akan membawa penumpang ke berbagai daerah tujuan. Para pengemudi mengikuti tes urine sesuai arahan petugas demi keamanan perjalanan mudik
Petugas juga memberikan imbauan kepada para pengemudi agar menjaga kesehatan, cukup istirahat, serta menghindari penggunaan obat-obatan terlarang yang dapat membahayakan keselamatan diri maupun penumpang," katanya
Budi mengatakan kegiatan pengawasan ini akan terus dilakukan secara berkala di sejumlah terminal utama guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.