Trending

Kekeringan Banyumas Meluas, BPBD Sudah Salurkan 5,9 Juta Liter Air Bersih

Kekeringan Banyumas Meluas, BPBD Sudah Salurkan 5,9 Juta Liter Air Bersih
Masyarakat Antosias menyambut setiap kedatangan mobil tangki pengangkut air bersih.(Foto : BPBD Bms).

Banyumas–Spektroom : Dampak kekeringan di Kabupaten Banyumas terus meluas. Hingga 4 Oktober 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas telah menyalurkan hampir enam juta liter air bersih untuk membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Berdasarkan data Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Kekeringan dan Karhutla Kabupaten Banyumas yang disampaikan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyumas, Abdul Lajis, distribusi air bersih telah mencapai 5.946.000 liter.

Menurut Abdullajis, bantuan air bersih tersebut dikirim melalui 1.176 ritase ke wilayah terdampak. Bantuan menjangkau 82 desa/kelurahan yang tersebar di 22 kecamatan.

"Jumlah warga yang terdampak juga cukup besar. BPBD mencatat sedikitnya 20.011 kepala keluarga atau sekitar 69.000 jiwa membutuhkan dukungan air bersih akibat kondisi kekeringan." Ujar Abdullajis

Selain permukiman warga, distribusi juga menyasar 19 fasilitas umum (fasum) yang ikut terdampak.

Besarnya jumlah distribusi menunjukkan persoalan kekeringan tidak lagi terjadi secara sporadis di satu-dua wilayah, tetapi telah menjangkau banyak kawasan di Banyumas.

Bagi warga di daerah yang sumber airnya mulai mengering, kedatangan truk tangki BPBD menjadi salah satu penopang kebutuhan air sehari-hari.

Peta sebaran yang dirilis BPBD memperlihatkan titik-titik wilayah terdampak berada di berbagai bagian Kabupaten Banyumas.

Kondisi tersebut membuat penanganan harus dilakukan secara berkelanjutan, terutama selama sumber air warga belum kembali normal.

Di tengah penanganan kekeringan, BPBD juga masih mencatat kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.

Karena itu, operasi penanganan darurat tidak hanya diarahkan pada pemenuhan kebutuhan air masyarakat, tetapi juga pengendalian potensi kebakaran yang dapat meningkat ketika kondisi lahan semakin kering.

Data tersebut menjadi gambaran bahwa musim kemarau tahun ini masih memberikan tekanan cukup besar bagi masyarakat Banyumas. Distribusi air bersih pun terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga di wilayah terdampak tetap terpenuhi.

Berita terkait

Distribusi ke-33, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Distribusi ke-33, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Jember - Spektroom: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Sabtu, (03/10/2026) malam. Distribusi air bersih tersebut merupakan penyaluran ke-33 yang dilakukan BPBD Jember di wilayah tersebut. Sebanyak 5.

Budi Sucahyono, Anggoro AP