Kelas Program Khusus SMP Di Solo,Mulai Membuka Pendaftaran Dengan Kuota 150 Siswa

Kelas Program Khusus SMP Di Solo,Mulai Membuka Pendaftaran  Dengan Kuota 150 Siswa
Kelas Program Khusus Di Buka Di SMPN 24 Dan 25 Solo Dengan Kuota 150 Siswa ( Kamis 30/04/202_, Dok : Freepik )

Solo - Spektroom : Rencana Pemerintah Kota Surakarta membuka Kelas Program khusus, akhirnya benar benar diwujudkan, dengan membuka pendaftaran kelas Program khusus di Tingkat SMP pada Sisten Penerimaan Mutid Baru SPMB tahunn ajaran 2026/2027.

Secara resmi Program Khusus PK perdana mulai membuka pendafataran tanggal senin 4 mei hingga 8 mei 2026 yang difokuskan di SMP Negeri 24 dan 25 Solo dengan kuota sebanyak 150 siswa.

Di konfirmasi ( Kamis, 30/04/2026 ) Kepala Seksi Manajemen dan Peningkatan Mutu (MPM) SMP Dinas Pendidikan Kota Solo, Anik Indriyani, menjelaskan, inovasi Kelas PK untuk memberikan wadah bagi anak-anak berstatus Cerdas Istimewa dan Bakat Istimewa (CIBI).

Langkah ini diambil setelah program akselerasi dihapuskan, sehingga pemerintah menghadirkan kembali wadah bagi siswa dengan kemampuan akademik di atas rata-rata.

Fasilitas ini diharapkan dapat memastikan hak pendidikan bagi seluruh kelompok siswa, termasuk mereka yang memiliki kecerdasan akademik tinggi.

"Kami ingin menunjukkan negara hadir memfasilitasi anak-anak yang punya keberbakatan akademik. Nantinya anak-anak ini akan mendapat perlakuan atau metode pembelajaran yang berbeda dan sangat eksklusif, namun dengan biaya seratus persen gratis," ungkal Anik,

Metode pembelajaran di Kelas PK akan menerapkan sistem moving class, kelas interaktif, serta pendekatan Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics (STEAM). Selain itu, terdapat sistem bimbingan dan pengasuhan (Binsuh) untuk membentuk karakter siswa.

Konsep ini bertujuan menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing global, terutama sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah unggulan seperti SMA Garuda.

"Metodenya sangat interaktif. Bahkan ada rencana homestay atau live-in di masyarakat agar mereka belajar langsung dari lingkungan. Tujuannya agar anak-anak ini tidak melihat belajar sebagai beban, melainkan mencintai proses belajar itu sendiri," katanya.

Kuota total kelas PK yang disediakan dibatasi hanya untuk 150 murid untuk SMP Negeri 24 dan SMP Negeri 25, di mana masing-masing sekolah akan menampung 75 siswa baru.

Program ini menyasar utama lulusan SD tahun ajaran 2025/2026 yang tercatat sebagai warga Kota Surakarta melalui kepemilikan Kartu Keluarga setempat.

Bagi calon pendaftar, terdapat sejumlah persyaratan teknis yang harus dipenuhi, seperti hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan skor IQ minimal 120 atau kategori rapid learner.

Selain aspek kognitif, pendaftar juga harus memenuhi syarat fisik berupa tinggi badan minimal 143 sentimeter untuk putri dan 145 sentimeter untuk putra, serta lolos tes kesamaptaan, surat keterangan sehat dan pernyataan bebas penyakit bawaan seperti jantung atau asma.

Seluruh tahapan pendaftaran dan pengumuman hasil seleksi akhir pada Rabu, 3 Juni 2026 dilakukan melalui laman resmi SPMB Kota Surakarta. (Dan)

Berita terkait

Wagub Maluku Tekankan Hilirisasi dan Energi Terbarukan Jadi Prioritas di Wisuda 519 Lulusan Polnam

Wagub Maluku Tekankan Hilirisasi dan Energi Terbarukan Jadi Prioritas di Wisuda 519 Lulusan Polnam

Ambon-Spektroom: Politeknik Negeri Ambon (Polnam), mewisuda 519 lulusan Program Diploma Tiga dan Sarjana Terapan Kamis, (30/04/2026), dalam Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Akademik yang dihadiri Wakil Gubernur Maluku bersama jajaran Forkopimda dan pemangku kepentingan pendidikan. Di hadapan ratusan wisudawan dan orang tua, Wakil Gubernur menegaskan bahwa momentum kelulusan

Eva Moenandar