Kemenag Maluku Utara Berbagi Sembako Peringati HAB ke-80
Spektroom - Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara melaksanakan program Kemenag Berbagi pada Senin (22/12/2025) sebagai wujud nyata pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat lintas umat beragama. Kegiatan ini menjadi refleksi semangat HAB sekaligus penguatan komitmen Kemenag Berdampak.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara H. Amar Manaf mengatakan, program Kemenag Berbagi ini tidak hanya dilaksanakan di tingkat Kantor Wilayah, tetapi juga serentak di seluruh Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Provinsi Maluku Utaravdengan menyasar umat beragama baik itu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha, sebagai bentuk nyata penguatan toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
"Untuk tingkat Kantor Wilayah, program Kemenag Berbagi diwujudkan melalui penyaluran sebanyak 165 paket sembako kepada masyarakat di sekitar lingkungan kantor. Setiap paket berisi kebutuhan pokok berupa beras, teh, gula, kopi, susu, dan minyak goreng, yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima," ujar H. Amat.
Momentum Hari Amal Bakti dimaknai sebagai pengingat bahwa pengabdian Kementerian Agama tidak hanya sebatas pelayanan administratif, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan dan spiritual masyarakat. Kemenag terus mendorong ASN untuk menjalankan tugas dengan keikhlasan dan ketulusan, menjadikan pelayanan sebagai ibadah dan wujud syukur atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa.
Melalui Kemenag Berbagi, H. Amar menegaskan perannya sebagai rumah bersama bagi seluruh umat beragama. Perbedaan keyakinan tidak menjadi sekat, melainkan kekuatan untuk membangun solidaritas sosial dan harmoni di tengah kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Kemenag Berdampak, yakni menghadirkan program yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Sejalan dengan semangat Hari Amal Bakti, Kemenag Maluku Utara terus berupaya menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, dan membangun kehidupan keagamaan yang damai dan berkeadilan.