Kemenag Ternate Raih Penghargaan atas Konsistensi Pembinaan Rohani di Tiga Lapas Pada Idulfitri

Kemenag Ternate Raih Penghargaan atas Konsistensi Pembinaan Rohani di Tiga Lapas Pada Idulfitri
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku Utara Said Mahdar saat menyerahkan penghargaan kepada Kemenag Kota Ternate diwakili H. Lukman Hatari (Foto:Kemenag Kotet)

Ternate-Spektroom: Kementerian Agama Kota Ternate menerima apresiasi yang bermakna bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Sabtu (21/3/2026). Usai pelaksanaan Shalat Idul Fitri, Kemenag Ternate menerima penghargaan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan atas dedikasi dan konsistensi para Penyuluh Agama Islam dalam menyelenggarakan pembinaan rohani bagi warga binaan di Kota Ternate.

Penghargaan diserahkan dalam acara yang berlangsung di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ternate dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Ternate.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, H. Lukman Hatari, mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate menerima penghargaan tersebut.

Selama satu tahun terakhir, para Penyuluh Agama Islam Kota Ternate telah secara aktif dan rutin menyelenggarakan berbagai program pembinaan rohani di tiga lembaga pemasyarakatan, yakni LPKA Kelas II Ternate, Lapas Perempuan Ternate, dan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Ternate.

Program pembinaan yang dijalankan meliputi kajian Al-Qur'an terstruktur, pengajian mingguan, penanaman nilai-nilai akhlak Islam, serta pelayanan ibadah bagi seluruh warga binaan.

H. Lukman Hatari menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima dan menegaskan komitmen Kemenag Ternate untuk terus memperkuat kolaborasi dengan lembaga pemasyarakatan.

"Kerja sama ini adalah wujud tanggung jawab bersama dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi warga binaan. Semoga dengan pembinaan rohani dan kesempatan remisi yang diberikan, mereka dapat kembali berintegrasi dengan baik ke tengah masyarakat," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan juga menyerahkan remisi kepada puluhan warga binaan yang telah menunjukkan perkembangan positif dalam proses rehabilitasi dan pemasyarakatan.

Pemberian remisi dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sebagai wujud apresiasi negara atas perubahan perilaku warga binaan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku Utara Said Mahdar menegaskan bahwa sinergi dengan Kementerian Agama merupakan pilar penting dalam upaya rehabilitasi yang holistik. "Pemberian penghargaan dan remisi hari ini merupakan bukti bahwa proses pemasyarakatan tidak hanya tentang pembinaan hukum, tetapi juga pemulihan spiritual dan kesempatan untuk memperbaiki diri," ujarnya.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa peran Kementerian Agama Kota Ternate melampaui batas-batas tembok lembaga pemasyarakatan. Melalui sentuhan pembinaan rohani yang berkelanjutan, Kemenag Ternate turut berkontribusi dalam membentuk karakter dan memulihkan martabat warga binaan, sejalan dengan semangat Idul Fitri sebagai momentum kembali kepada kesucian dan awal yang baru.

Berita terkait