Kemenhaj : Tiga WNI Penipu Haji Diciduk, Jemaah Gelombang I Tinggalkan Madinah ke Makkah
Jakarta- Spektroom : Aparat keamanan Arab Saudi telah menangkap tiga warga negara Indonesia yang diduga terlibat praktik penipuan dan promosi haji ilegal di Saudi.
Hal itu dikemukakan Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dalam audiensi bersama Wakapolri Dedi Prasetyo terkait perkembangan penanganan haji non-prosedural dan penguatan Satgas Pencegahan Haji Ilegal.
"Ada tiga WNI yang ditangkap di Saudi dengan modus penipuan dan iklan haji palsu. Pemerintah terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan aparat Saudi terkait proses hukum maupun pendampingannya,” jelas Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak, di Jakarta, Kamis (30/4/2026)
Dahnil menyatakan sebagai bagian dari penguatan tata kelola penyelenggaraan haji, pemerintah juga bersepakat ke depan menambah keterlibatan unsur Polri dalam operasional haji di Arab Saudi.
Wakapolri Dedi Prasetyo menyatakan laporan masyarakat terkait dugaan penipuan haji menunjukkan tren signifikan. Sejumlah kasus telah diselesaikan, sementara lainnya masih dalam proses penanganan hukum.
“Ada yang dapat diselesaikan melalui mediasi, tetapi jika gagal maka proses hukum akan berjalan agar menimbulkan efek jera,” tegasnya.
Menurutnya, Polri akan terus memperkuat kolaborasi dan pertukaran informasi dalam penanganan kasus haji ilegal, baik di dalam negeri maupun bersama aparat keamanan Arab Saudi.
Mulai hari ini, 30 April 2026, pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah dilakukan secara bertahap untuk melanjutkan rangkaian ibadah hingga puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Rombongan jemaah menggunakan armada bus dari Madinah singgah di Masjid Dzulhulaifah (Bir Ali) untuk mengambil Miqat Umrah (niat umrah wajib)
"Alhamdulillah, hingga hari kesepuluh operasional haji 29 April2026, proses pemberangkatan dan kedatangan jemaah berjalan lancar, tertib, dan terlayani dengan baik di seluruh titik layanan,” ujar Suci Annisa Juru bicara Kemenhaj di Jakarta, Kamis (30/4/2026)
Menurutnya, sebanyak 138 kelompok terbang (kloter) 54.604 jemaah telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Sementara itu, 132 kloter dengan 52.343 jemaah telah tiba di Madinah dan menempati hotel yang telah disiapkan pemerintah.
Sementara itu, 5 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan 89 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), 49 jemaah menjalani perawatan.
Kemenhaj juga menyampaikan duka cita atas wafatnya dua jemaah yaikni Tukiman Sardi Kromo Karso (54) dari kloter PDG-04 asal Kota Bengkulu dan Dawanus Mahmud Muhammad Hasyim (51) dari kloter BTH-05 asal Kabupaten Kampar, Riau.