Kementerian PKP Gandeng BRIN untuk Kebijakan Perumahan Berbasis Riset dan Data

Kementerian PKP Gandeng BRIN untuk Kebijakan Perumahan Berbasis Riset dan Data
Menteri Perumahan dan Permukiman,Maruarar Sirait (Ara)/( humas pkp)

Spektroom -  Kebijakan perumahan ke depan harus sepenuhnya berbasis data dan riset ilmiah.  Terutama pemerataan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang melonjak dari 45.000 unit di tahun 2025 menjadi 400.000 unit di tahun 2026.

“Saya mau kajian BRIN dari data BPS untuk membuat skala prioritas BSPS. Bantuan sosial tidak boleh berdasarkan kepentingan politis, tetapi harus berdasarkan data dan penelitian,” tegas Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Jakarta,Jumat (28/11/2025).

Menteri Ara menyampaikan bahwa data kemiskinan dari BPS, terutama di Jawa Barat, Papua, dan NTT, harus menjadi dasar alokasi bantuan. Untuk itu  pentingnya kolaborasi antara BRIN dan BPS agar tidak terjadi tumpang tindih data dalam penyaluran bantuan. Pertemuan ini menjadi langkah awal kerja sama strategis antara Kementerian PKP dan BRIN untuk mewujudkan kebijakan perumahan yang adil, terukur, dan berpihak pada rakyat.

Rapat bersama Kementerian PKP,dengan Brin ( humas pkp)

Dalam kesempatan itu Menteri Ara juga menjelaskan sejumlah inovasi yang sedang dijalankan, termasuk usulan pembangunan rumah susun kota dengan skema rumah subsidi untuk mengurangi beban pekerja Jabodetabek agar memiliki hunian dekat tempat bekerja.

Menteri Ara juga menyoroti inovasi sistem Pemilihan Toko Terbuka (PTT) dalam BSPS yang telah menghasilkan efisiensi nasional rata-rata 6 persen. “BSPS adalah pemberdayaan rakyat untuk merenovasi rumah secara mandiri. Gotong royong itu harus didukung riset yang kuat agar program semakin tepat sasaran,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BRIN Arif Satria menyatakan komitmen penuh untuk mendukung kebutuhan riset Kementerian PKP. Ia menegaskan bahwa BRIN memang dirancang untuk memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan pemerintah.

“BRIN siap mendukung dengan riset yang fokus menyelesaikan masalah strategis. Kementerian PKP adalah kementerian pertama yang meminta dukungan langsung di level menteri, dan ini yang kami harapkan kebijakan berbasis bukti,” ujar Arif.

Berita terkait

Empat Wakil Rektor Unsoed Dilantik, Tata Kelola PMB Jadi Salah Satu Fokus Pembenahan

Empat Wakil Rektor Unsoed Dilantik, Tata Kelola PMB Jadi Salah Satu Fokus Pembenahan

Purwokerto-Spektroom – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melakukan penyegaran jajaran pimpinan dengan melantik empat Wakil Rektor, Senin (21/9/2026). Penguatan tata kelola, komunikasi publik, kepatuhan hukum, hingga penataan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) menjadi bagian dari agenda yang akan dikawal jajaran pimpinan baru. Pelantikan dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsoed Prof. Dr.

Bian Pamungkas
UCI Hongkong: Downhill Banyuwangi Paling Berkesan dari Berbagai Kejuaraan Downhill

UCI Hongkong: Downhill Banyuwangi Paling Berkesan dari Berbagai Kejuaraan Downhill

Banyuwangi-Spektroom : Penyelenggaraan Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill 2026 dinilai mampu menghadirkan kompetisi yang menarik sekaligus menjadi ruang berkumpulnya para pebalap sepeda gunung. Commissaire UCI asal Hong Kong, Daisy Wong Man-San, mengaku terkesan dengan pelaksanaan Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill 2026 yang berlangsung di Gantasan Bike Park, 19-20 September 2026. Daisy

Julianto
TPID Provinsi Lampung Ikuti Rakor TPID  Secara Virtual, Dari Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

TPID Provinsi Lampung Ikuti Rakor TPID Secara Virtual, Dari Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Bandarlampung - Spektroom: Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung terus memantau perkembangan harga dan pasokan pangan sebagai bagian dari upaya menjaga inflasi tetap terkendali. Langkah tersebut diperkuat melalui Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 dan Evaluasi Dukungan Pemda dalam Program 3 Juta Rumah yang dipimpin Sekjen Kemendageri Tomsi Tohir

Anggoro AP
ссс