Kementerian PU Kerahkan Pompa dan Tangki Air Untuk Kekeringan di Kalbar

Kementerian PU Kerahkan Pompa dan Tangki Air Untuk Kekeringan di Kalbar
Tangki Air dikerahkan untuk atasi kekeringan ( birkom pu)

Pontianak  — Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani dampak kekeringan hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Barat. Melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I dan Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Barat, Kementerian PU mengerahkan berbagai sarana dan prasarana untuk memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi sekaligus mendukung penanganan potensi kebakaran.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah menetapkan status darurat bencana karhutla. Untuk membantu penanganan, Kementerian PU menyalurkan sejumlah bantuan pompa serta mendukung distribusi air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekurangan air, termasuk di sejumlah titik di Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Sanggau.

Kementerian PU juga turut menerjunkan personel ke sejumlah wilayah, termasuk Ketapang dan Kubu Raya, untuk mengidentifikasi kebutuhan penanganan dari sisi sumber daya air maupun infrastruktur.

Kepala BWS Kalimantan I, M. Tahid mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemerintah Daerah setempat, sejak kondisi kekeringan mulai menunjukkan dampak yang serius.

Dibantu TNI untuk mengatasi kekeringan ( birkom pu)

“Upaya kita di lapangan ikut membantu dalam hal pompa-pompa, kemudian beberapa BBM, juga dengan turun ke lapangan langsung untuk melihat kondisi seperti di Ketapang dan Kubu Raya kita terjunkan tim juga di sana dalam rangka untuk melakukan identifikasi, menemukan apa yang bisa kita bantu dari SDA maupun Cipta Karya,” ujarnya di Pontianak,Sabtu (22/8/2026).

Menurut Tahid, musim kemarau panjang akibat El Nino memicu meningkatkan risiko kebakaran di Kalimantan. Karena itu, BWS Kalimantan I tidak hanya berperan ketika kondisi darurat terjadi, tetapi juga melakukan langkah pencegahan dengan mengidentifikasi titik-titik sumber air yang dapat dimanfaatkan apabila kebakaran terjadi.

Di sisi lain, Kepala BPBPK Kalbar, Mohd. Yoza Habibie mengungkapkan “Kami lebih ke penanganan kekeringan ada di beberapa kabupaten. Unit kita sudah bergerak ke sana dan ada yang sudah Kembali. Kita men-supply air bersih dari PDAM-PDAM terdekat, lalu dibawa ke kabupaten/kota,” ungkapnya.

Kementerian pu beserta jajaran membantu kebakaran hutan ( birkom pu)

Selain itu, turut disiapkan dua unit hidran umum berkapasitas 2.000 liter beserta 49 unit pondasi hidran umum, delapan unit WC portable, tujuh unit biority/septic tank berkapasitas 2.000 liter, dan enam unit perahu karet.

Untuk mendukung mobilisasi di lapangan, Kementerian PU juga mengerahkan satu unit excavator long arm dan tiga unit excavator standar.

Dukungan distribusi air diperkuat dengan lima unit mobil truk air bersih berkapasitas 4.000 liter, satu unit mobile pump portable, satu unit mobile pump truck, serta dua unit mobil truk vacuum tinja.

Berita terkait

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Sleman-Spektroom : Rivalitas antar pendukung sepak bola di Yogyakarta diharapkan tetap berada dalam koridor sportivitas. Menjelang kompetisi BRI Super League 2026/2027, Polda DIY bersama pemerintah daerah, manajemen klub, dan kelompok suporter menyepakati komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kondusivitas. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama yang difasilitasi Polda DIY

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Jakarta-Spektroom: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mendorong pemerintah pusat dan Komisi II DPR RI untuk segera menyelesaikan penataan aset perkebunan pala di Kepulauan Banda serta melakukan rekonstruksi ulang tata batas Taman Nasional Manusela. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi II, Senayan, Jakarta,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Jakarta – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai bagian dari target pembangunan infrastruktur baru bidang Sumber Daya Air tahun 2025–2029. Bendungan Pelosika diproyeksikan menjadi bendungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede, sekaligus menjadi bendungan terbesar di Sultra.

Nurana Diah Dhayanti