Kepala MAN Balikpapan Ikut Subuh Berjama'ah Bersama Menag RI di Masjid Negara IKN

Kepala MAN Balikpapan Ikut Subuh Berjama'ah Bersama Menag RI di Masjid Negara IKN
Foto bersama Kepala MAN Balikpapan usai ikuti kegiatan kuliah Subuh (dok.humas MAN Blpp)

Spektroom - Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Balikpapan, Hj. Roihanun, bersama jajaran Wakil Kepala Madrasah, mengikuti shalat subuh berjamaah dan Kuliah Subuh bersama Menteri Agama RI di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN), Minggu (11/1/2026).

Agenda ini menjadi momen istimewa dan bernilai spiritual tinggi, karena mempertemukan pimpinan pusat Kementerian Agama dengan para kepala satuan kerja di Kalimantan Timur, dalam suasana ibadah di masjid simbol peradaban baru Indonesia.

Kegiatan dihadiri langsung Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, Kepala Kanwil Kemenag Kalimantan Timur Drs. H. Abdul Khaliq, M.Pd., seluruh Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota se-Kaltim, serta sekitar 60 ASN Kemenag Kota Balikpapan di bawah koordinasi H. Masrivani, S.Ag., M.H.

Salat subuh berjamaah dipimpin langsung oleh Menteri Agama. Seusai salat yang berlangsung khidmat, Menag menyampaikan Kuliah Subuh yang menggugah, mengulas makna Makkah dan Bakkah dalam perspektif Al-Qur’an. Ia menganalogikan IKN sebagai “Makkah” pusat tata kelola dan kemajuan sementara Masjid Negara IKN sebagai “Bakkah”, pusat spiritual yang memberi ruh pada pembangunan.

Menag juga menekankan kekuatan Basmallah sebagai fondasi setiap amal dan kerja. Menurutnya, pekerjaan yang diawali dengan menyebut nama Allah akan memiliki nilai keberkahan, bukan sekadar capaian administratif.

Bagi Hj. Roihanun khususnya, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi penguatan moral dan spiritual dalam memimpin madrasah.
“Kuliah Subuh Bapak Menteri mengingatkan kami bahwa kepemimpinan pendidikan harus berangkat dari niat ibadah. Basmallah bukan sekadar lafaz, tapi arah. Itu yang akan kami jaga di MAN Balikpapan,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah, mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi Kementerian Agama dalam menyiapkan generasi berkarakter di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara. (Polin - asf)

Berita terkait