Kerusakan Dermaga Berpotensi Bahayakan Keselamatan Warga

Kerusakan Dermaga Berpotensi Bahayakan Keselamatan Warga
Bupati Kubu Raya gelar Rapat membahas Perbaikan Dermaga Parit Sarem dengan BPTD dan Dishub Provinsi. (Foto:Diskominfo Kubu Raya)

Spektroom – Kondisi Dermaga Parit Sarem di Sungai Nipah, Desa Punggur Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, kembali menjadi sorotan.

Dermaga yang selama ini menjadi tumpuan utama mobilitas warga dinilai sudah tidak layak dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna transportasi sungai.

Menindaklanjuti keluhan masyarakat, Bupati Kubu Raya menginisiasi rapat koordinasi bersama Balai Transportasi Sungai serta Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat.

Langkah ini menjadi penegasan bahwa penanganan infrastruktur transportasi sungai membutuhkan sinergi lintas kewenangan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.

Dalam rapat tersebut, Bupati Kubu Raya menegaskan bahwa Dermaga Parit Sarem memiliki fungsi vital bagi kehidupan warga.

Aktivitas ekonomi, akses pendidikan, hingga pelayanan sosial masyarakat setempat masih sangat bergantung pada jalur sungai.

“Dermaga ini adalah urat nadi transportasi masyarakat. Kalau kondisinya rusak dan tidak aman, dampaknya langsung dirasakan warga. Bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga keselamatan,” ujar Bupati. Senin (15/12/2025)

Dirinya menekankan pentingnya kesamaan persepsi antara pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat dalam menyikapi persoalan dermaga sungai.

Menurutnya, kejelasan kewenangan dan kerja bersama menjadi kunci agar perbaikan tidak berlarut-larut.

Bupati juga meminta Balai Transportasi Sungai dan Dishub Provinsi Kalbar untuk turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan kondisi Dermaga Parit Sarem Sungai Nipah.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan tingkat kerusakan sekaligus menentukan skema penanganan yang paling tepat.

Sementara itu, Kepala BPTD Kelas II Kalimantan Barat, I Ketut Suhartana, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini sedang memproses administrasi terkait kewenangan penanganan dermaga.

Proses tersebut menjadi bagian penting agar langkah teknis di lapangan dapat dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

“Kami sedang memproses akun administrasi kewenangan penanganan dermaga.

Setelah itu tuntas, penanganan di lapangan bisa segera dilakukan sesuai porsi masing-masing,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Pelayaran Dishub Provinsi Kalimantan Barat, Hendrikus.

Ia mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan inventarisasi awal terhadap kondisi Dermaga Parit Sarem Sungai Nipah sebagai bahan pertimbangan penanganan.

“Hasil inventarisasi ini akan menjadi dasar apakah penanganannya cukup perbaikan ringan atau perlu rehabilitasi menyeluruh.

Tentu semua dilakukan dengan koordinasi bersama BPTD dan Pemkab Kubu Raya,” katanya.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berharap sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi semakin kuat.

Dengan kewenangan yang jelas dan kerja bersama, Dermaga Parit Sarem Sungai Nipah diharapkan segera kembali aman, layak, dan mampu menunjang kelancaran transportasi sungai demi kepentingan masyarakat.

Berita terkait

BKHIT Maluku Utara Perketat Pengawasan Semua Pintu Masuk Pemasokan Hewan Antisipasi Penyakit Nipah

BKHIT Maluku Utara Perketat Pengawasan Semua Pintu Masuk Pemasokan Hewan Antisipasi Penyakit Nipah

Spektroom - Mengantisipasi Penyakit yang diakibatkan Virus Nipah (NiV), Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Maluku Utara meningkatkan pengawasan terhadap pemasokan hewan maupun daging yang dapat mengakibatkan penularan dari virus tersebut. Kewaspadaan yang dilakukan dengan memperketat pengawasan di semua pintu masuk baik di pelabuhan maupun bandara serta satuan kerja

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru