Ketika Layanan Kesehatan Gratis Menjangkau Mereka yang Selama Ini Terpinggirkan
Pontianak,Spektroom – Senyum haru terpancar dari wajah para warga yang memadati lokasi Bakti Pelayanan Kesehatan Gratis untuk masyakarat Selasa (23/06/2026) dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara tahun 2026 di jajaran Polda Kalimantan Barat.
Bagi sebagian dari mereka, layanan kesehatan gratis yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan kesempatan langka untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang selama ini sulit dijangkau.
Sejak dimulai pada 2 Juni hingga 1 Juli 2026, program kemanusiaan yang digagas Polda Kalbar itu telah menyentuh ribuan warga dari berbagai latar belakang. Mulai dari pekerja informal, pengemudi ojek online, petugas kebersihan, anak-anak, lansia, hingga penyandang disabilitas memperoleh layanan kesehatan gratis.
Di tengah tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses layanan kesehatan, kehadiran program tersebut menjadi angin segar. Tidak hanya pemeriksaan kesehatan umum, masyarakat juga mendapatkan pelayanan dokter spesialis, perawatan gigi, operasi katarak, bedah minor, hingga pemeriksaan laboratorium.
Data Polda Kalbar mencatat, sebanyak 1.236 warga telah mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG). Sementara itu, 651 orang mendapatkan pengobatan umum, 120 orang menerima layanan dokter spesialis, dan 80 orang menjalani perawatan kesehatan gigi.
Salah satu layanan yang paling dirasakan manfaatnya adalah operasi katarak. Bagi para pasien, operasi tersebut menjadi harapan baru untuk kembali menikmati aktivitas sehari-hari dengan penglihatan yang lebih baik.
Tidak sedikit di antara mereka yang selama bertahun-tahun harus hidup dengan keterbatasan akibat gangguan penglihatan.
Perhatian juga diberikan kepada kelompok rentan.
Sebanyak 139 penyandang disabilitas mendapatkan pelayanan kesehatan khusus, sementara 17 peserta menerima penanganan stunting sebagai bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang anak yang lebih sehat.
Selain itu, semangat gotong royong terlihat dalam kegiatan donor darah yang diikuti 385 pendonor. Di saat yang sama, 177 anak mengikuti khitanan massal yang disambut antusias oleh para orang tua.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Kalbar Kombes Pol drg.Subur mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, pelayanan yang diberikan tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pencegahan penyakit melalui edukasi dan deteksi dini.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menegaskan bahwa Hari Bhayangkara menjadi momentum bagi Polri untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
Melalui Bakti Kesehatan ini, Polri tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Di balik angka-angka pelayanan yang tercatat, tersimpan ribuan cerita tentang harapan, kepedulian, dan akses kesehatan yang mampu menghadirkan perubahan nyata bagi warga Kalimantan Barat.