Kinerja Positif Ekspor Hasil Perikanan Maluku Utara Tahun 2025

Kinerja Positif Ekspor Hasil Perikanan Maluku Utara Tahun 2025
Produk ekspor perikanan Maluku Utara (Foto:BMKG Ternate)

Spektroom - Badan Mutu Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Ternate mencatat kinerja positif ekspor hasil perikanan Maluku Utara sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data Sertifikasi Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SMKHP), total volume ekspor hasil perikanan yang dilayani mencapai 1.144.821 kilogram dengan nilai ekonomi sebesar Rp145,89 miliar.
Dari sisi volume, realisasi ekspor tertinggi terjadi pada Triwulan III dengan capaian 331.832 kilogram, disusul Triwulan I sebesar 322.543 kilogram, Triwulan II sebesar 253.084 kilogram, dan Triwulan IV sebesar 237.362 kilogram. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi unit usaha perikanan dalam memenuhi persyaratan mutu dan keamanan produk ekspor.
Sementara itu, dari sisi nilai ekonomi, realisasi tertinggi tercatat pada Triwulan I dengan nilai mencapai Rp43,94 miliar. Selanjutnya Triwulan III sebesar Rp39,04 miliar, Triwulan II sebesar Rp34,58 miliar, dan Triwulan IV sebesar Rp28,34 miliar. Secara keseluruhan, total nilai ekspor hasil perikanan bersertifikat SMKHP sepanjang tahun 2025 mencapai Rp145,89 miliar.
Komoditas ekspor yang mendominasi berasal dari produk perikanan unggulan, antara lain Frozen Yellowfin Tuna Loin sebesar 977.247 kilogram, Frozen Yellowfin Tuna Fillet sebesar 76.308 kilogram, serta Frozen Yellowfin Tuna with Filtered Woodsmoke sebesar 53.382 kilogram. Selain itu, turut diekspor berbagai komoditas lainnya seperti kepiting bakau hidup, tuna belly meat, fillet ikan, udang, cumi, dan kerapu.
Dari sisi negara tujuan, ekspor hasil perikanan melalui sertiifkasi SMKHP yang difasilitasi Badan Mutu KKP Ternate didominasi oleh Singapura dengan frekuensi pengiriman sebanyak 152 kali, diikuti Vietnam sebanyak 62 kali, Korea Selatan sebanyak 7 kali, dan Thailand sebanyak 4 kali. Total frekuensi pengiriman selama tahun 2025 tercatat sebanyak 225 kali.
Capaian ini menjadi wujud komitmen Badan Mutu KKP Ternate dalam melaksanakan pengawasan dan pelayanan sertifikasi mutu serta keamanan hasil perikanan. Sertifikat SMKHP merupakan dokumen resmi yang menyatakan bahwa produk perikanan telah memenuhi standar mutu dan keamanan pangan sebagai persyaratan ekspor.
Kepala Badan Mutu KKP Ternate, Arsal kepada Spektroom Selasa (13/1/2026) mengatakan, untuk peningkatan kinerja ekspor perikanan Maluku Utara, Badan Mutu KKP Ternate akan terus melakukan sinergi bersama instansi terkait dan mendorong peningkatan kepatuhan unit usaha perikanan terhadap penerapan standar mutu dan keamanan hasil perikanan dari hulu sampai hilir guna mendukung peningkatan daya saing produk perikanan nasional di pasar global.
"Kami meningkatkan kinerja ekspor akan terus bersinergi dengan instansi terkait dan mendorong peningkatan kepatuhan terhadap standar mutu dan keamanan hasil perikanan sehingga dapat mendukung peningkatan saya saing produk perikanan," tutup Arsal.

Berita terkait