Kloter 39 Embarkasi Solo, Didominasi Usia Muda
Solo - Spektroom : Berbeda dengan kloter sebelumnya yang dinominasi Jamaah lansia, kedatangan Kloter 39 dari Kabupaten Kudus ( Senin, 04/05/2026 ) di Asrama Haji Donohudan Boyolali, menyisakan pandangan yang membanggakan karena mayoritas berusia produktif bahkan didonimasi jamaah muda.
Dijumpai di Asramahaji Ketua Kloter 39 Soleh mengaku rombongan yang berjumlah 360 orang dalam kondisi sehat itu 80 persen anak muda dan sisamya 20 persen usia lansia, sehingga diharapkan menjadi tenaga tambahan dalam membantu mendampingi orang tua saat ditanah suci.
"Untuk dari mayoritasnya kebanyakan didominasi oleh muda, lansia hanya sekitar 20 persen," Jelas Soleh.
Fakta ini menunjukkan adanya pergeseran demografi jemaah yang berangkat pada musim haji tahun 1447 Hijriah ini.
Diceritakan Soleh, Rombongan Kloter 39 memulai perjalanan dari Jepara pada pukul 02.00 WIB dini hari dan tiba di Solo tepat pukul 06.00 WIB. Setibanya di asrama, langsung mengikuti proses pelepasan secara simbolis sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan akhir dan administrasi.
Proses seperti penerimaan kartu nusuk, paspor, dan visa dilaporkan berjalan lancar tanpa kendala teknis bagi seluruh anggota kloter.
Menariknya, dalam kloter ini terdapat rentang usia yang cukup jauh antara jemaah tertua dan jemaah yang paling muda, dimana tertua di usia 84 tahun, yang tetap bersemangat mengikuti rangkaian prosedur, dan termuda di kloter usia 17 tahun, dalam kesiapan fisik prima.
"Untuk di kloter ini, haji tertua berusia 84 tahun dan haji termuda 17 tahun," kata Soleh menambahkan.
Meskipun didominasi anak muda, Soleh tetap memberikan catatan khusus jemaah yang memerlukan pendampingan obat-obatan rutin, sebagai antisipasi agar kondisi kesehatan jemaah tetap stabil selama penerbangan menuju Arab Saudi.
Berdasarkan jadwal, Kloter 39 diberangkatkan menuju bandara untuk proses pushback pada pukul 00.00 WIB tengah malam nanti.
"Mohon doanya mudah-mudahan selamat ini," kata Soleh penuh harap.
Dengan kesiapan istitoah yang matang, Kloter 39 Jepara diprediksi akan menjadi salah satu rombongan yang paling sigap dalam mobilisasi, mengingat kehadiran jemaah muda dengan kondisi prima akan mampu menaklukkan tantangan cuaca dan aktivitas fisik yang tinggi di Makkah dan Madinah. (Dan)