Komitmen Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM, Lapas Perempuan Ternate Tanda Tangan Pakta Integritas

Komitmen Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM,  Lapas Perempuan Ternate Tanda Tangan Pakta Integritas
Penandatanganan Pakta Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) oleh Lapas Perempuan Kelas III Ternate (Foto:LPP Ternate)

Spektroom — Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Ternate melakukan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), serta Penandatanganan Pakta Integritas di ruang Tata Usaha Lapas Perempuan Ternate, Senin (2/2/2026).
Penandatanganan ini dilakukan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Ternate Agustina serta Pejabat Struktural/Eselon V dan seluruh pegawai sebagai bentuk membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan melayani.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Ternate Agustina pada kesempatan itu mengatakan, kegiatan Penandatanganan ini adalah langkah strategis dalam memperkuat komitmen seluruh jajaran Lapas Perempuan Ternate untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, dan berintegritas, sekaligus penegasan arah pelaksanaan tugas dan fungsi sepanjang Tahun 2026.
"Kegiatan ini merupakan momentum penting dalam meneguhkan komitmen untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, transparan, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme," ujar Agustina.
Ia menambahkan, penandatanganan Pakta Integritas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan pernyataan sikap dan janji moral yang harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Keberhasilan Pembangunan Zona Integritas kata Agustina, bukan hanya menjadi tanggung jawab pimpinan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Setiap Pegawai memiliki peran strategis untuk menjadi teladan, menjaga marwah institusi, serta memberikan pelayanan yang humanis, adil, serta berorientasi pada pada kepuasan publik.
Kepada seluruh jajaran Lapas Perempuan diajak untuk menjadikan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama sebagai pedoman dalam bekerja, bukan hanya tertulis di atas kertas, tetapi benar-benar tercermin dalam sikap, perilaku, dan kinerja sehari-hari.

Berita terkait