Komoditas Pokok di Pasar Flamboyan Mulai Naik Jelang Hari Raya Keagamaan

Komoditas Pokok di Pasar Flamboyan Mulai Naik Jelang Hari Raya Keagamaan
Situasi Pusat pasar Tradisional Flamboyan Pontianak . Foto : Dok Dedi Pedagang.

Spektroom - Menjelang perayaan Hari Raya Keagamaan, sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Flamboyan Pontianak mulai menunjukkan pergerakan harga.

Para pedagang menyebut kenaikan ini sudah diprediksi setiap memasuki akhir tahun, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru yang biasanya meningkatkan permintaan dari masyarakat.

Salah satu komoditas yang paling terasa kenaikannya adalah cabai rawit.

Harga cabai yang sebelumnya berada di kisaran Rp20 ribuan per kilogram, kini bertengger di angka Rp36.000/kg.

Dendi, salah seorang pedagang cabai, mengungkapkan Senin (17/11/2025) di Pusat Pasar Tradisional Flamboyan kondisi ini sudah berlangsung sekitar dua bulan terakhir.

Dirinya menyebut faktor cuaca dan serangan hama sebagai penyebab utama menurunnya pasokan cabai dari petani.

“Jelang akhir tahun biasanya naik. Bulan 12 itu pasti naik,” ujar Dendi saat ditemui di lapaknya, Senin siang.

Dalam sehari, Dendi mengaku bisa mendatangkan lebih dari empat ton cabai rawit untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Kenaikan harga juga terjadi pada telur ayam. Untuk wilayah Pontianak, harga telur kini berada di kisaran Rp1.800–Rp2.300 per butir.

Ati, pedagang telur di pasar tersebut, mengatakan bahwa sejauh ini kenaikan yang terjadi belum terlalu besar dibandingkan dengan daerah lain.

Menurutnya, lonjakan permintaan menjelang Natal biasanya lebih terasa di daerah-daerah, sedangkan di kota Pontianak kondisinya relatif stabil.

“Soalnya yang ramai Natalan itu di daerah. Kalau di kota masih aman,” ujarnya.

Menariknya, sementara beberapa komoditas naik, harga beras justru mengalami penurunan.

Beras premium kini dijual seharga Rp154.000 untuk kemasan 10 kg, sedangkan beras SPHP dari Bulog berada pada harga Rp63.000 untuk kemasan 5 kg.

Penurunan ini disambut baik oleh pembeli yang berharap harga bahan pokok lain ikut stabil menjelang akhir tahun.

Untuk komoditas sayuran, pedagang juga mencatat beberapa perubahan harga. Kacang panjang yang sebelumnya dijual Rp12.000/kg kini naik menjadi Rp20.000/kg.

Begitu pula tomat, yang dari Rp15.000/kg naik ke angka Rp20.000/kg. Toni, pedagang sayur di Pasar Flamboyan, menjelaskan bahwa tren kenaikan ini biasanya mulai terasa menjelang Natal dan Tahun Baru.

Namun begitu, ia memastikan bahwa kenaikan harga tak akan sedrastis saat Lebaran.

“H-3 Tahun Baru sudah naik. Tapi naiknya tidak seperti Lebaran yang bisa dua sampai tiga kali lipat,” ujar Toni.

Kenaikan harga jelang hari besar keagamaan memang menjadi siklus tahunan.

Namun pedagang berharap pasokan tetap lancar agar lonjakan harga tidak memberatkan masyarakat, terutama menjelang Nataru yang tinggal beberapa pekan lagi.

Berita terkait