Konfercab WKRI Santo Willibrordus Ternate, Perempuan Berhak Kolaborasi dan Implementasi Ide untuk Pembinaan Umat
Spektroom - Konferensi Cabang (Konfercab) IV Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Santo Willibrordus Kota Ternate digelar Sabtu (15/11/2025) dengan mengusung tema Peran Perempuan Mewujudkan Kesejahteraan Bersama dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Konferensi yang berlangsung di Aula Fransiskus Xaverius Gereja Katolik Paroki St. Willibrordus Ternate dihadiri Presidium Wanita Katolik RI DPD Maluku dan Maluku Utara Paulina Wokanubun, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate diwakili Kasubbag Tata Usaha Mewati, Penasihat Rohani RP. Titus Rahail, serta Ketua DPC Wanita Katolik RI Santo Willibrordus.
Presidium Wanita Katolik RI DPD Maluku dan Maluku Utara Paulina Wokanubun menyatakan bahwa tema yang diusung sangat menarik mengingat perempuan menjadi mayoritas populasi bangsa ini.
“Wanita Katolik harus mengambil peran sebagai agen perubahan dalam memperjuangkan keadilan sosial dan pembangunan bangsa,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Konferensi Cabang ini merupakan forum tertinggi di tingkat cabang yang bertujuan untuk memilih pemimpin dan kepengurusan baru guna meningkatkan kinerja organisasi ke depan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate diwakili Kasubbag Tata Usaha Mewati, menyatakan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi dan tantangan saat ini.
“Perempuan memiliki peran sentral dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari keluarga, masyarakat, hingga bangsa,” ujarnya.
Kasubbag TU menegaskan bahwa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, perempuan memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkontribusi dan berkolaborasi mengimplementasikan ide-ide serta kreativitas dalam pembinaan masyarakat dan umat beragama.
“Atas nama Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, saya mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan oleh WKRI Santo Willibrordus Kota Ternate. Cabang ini merupakan cabang percontohan yang patut menjadi contoh bagi cabang-cabang lainnya,” ungkap Mewati.
Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik antarumat beragama untuk mewujudkan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
“Kesejahteraan perempuan memiliki cakupan yang sangat luas, dan ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Penasihat Rohani RP. Titus Rahail menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh keluarga besar Wanita Katolik Indonesia Kota Ternate.
“Saya mengajak untuk melihat kembali perjalanan kita selama tiga tahun. Semua program sudah terlaksana dengan sangat baik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa meskipun WKRI adalah organisasi di masyarakat, namun dalam lingkup kerjanya, program kerja harus berjalan bersama membangun gereja dan keuskupan yang lebih baik.
“Saya berharap melalui konfrencab ini kita dapat memilih kepengurusan baru yang mampu menyusun program kerja untuk memberdayakan kaum perempuan di kota ini,” ucapnya.
Ketua WKRI Cabang Ternate menyampaikan harapan agar konferensi ini dapat melahirkan gagasan-gagasan dan program-program baru yang inovatif.
“Kita percaya bahwa ketika perempuan berdaya, maka keluarga menjadi kuat. Apabila keluarga kuat, maka masyarakat menjadi sejahtera, dan Indonesia semakin kokoh sebagai NKRI yang kita cintai,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi hingga terlaksananya kegiatan ini.
Pembukaan Konferensi Cabang WKRI Santo Willibrordus Kota Ternate ditandai dengan pemukulan gong oleh Presidium Wanita Katolik RI DPD Maluku dan Maluku Utara Paulina Wokanubun, didampingi Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Ternate Mewati, Penasihat Rohani RP. Titus Rahail, dan Ketua DPC Wanita Katolik RI Santo Willibrordus.
Kehadiran perwakilan Kemenag Kota Ternate dalam acara ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan kerukunan umat beragama di Kota Ternate.