KONI Kota Ternate Gelar Rapat Bersama 33 Cabor Persiapan PORPROV ke-5 Maluku Utara 2026

KONI Kota Ternate Gelar Rapat Bersama 33 Cabor Persiapan PORPROV ke-5 Maluku Utara 2026
Rapat KONI Kota Ternate bersama Ketua 33 cabang olahraga bahas persiapan PORPROV ke-5 Tahun 2036 Maluku Utara di Halmahera Utara (Foto:Spektroom/Nanang)

Ternate–Spektroom : Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Ternate menggelar rapat membahas persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) ke-5 tahun 2026 yang akan dilaksanakan di Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara.

Rapat yang berlangsung di Kantor KONI Ternate, Jumat malam (13/3/2026) tersebut dipimpin Sekretaris Umum KONI Ismunandar Fabanyo bersama Ketua Harian KONI Zulkifli Zam-Zam dihadiri Ketua-Ketua dari 33 Cabang olahraga.

Pertemuan ini membahas agenda persiapan Porprov yaitu tentang data final atlit, pelatih dan official, pembahasan nomor pertandingan sesuai dengan Technical Handbook (THB) Porprov serta membahas persiapan TC.

Ketua Harian KONI Kota Ternate Zulkifli Zam-Zam pada kesempatan itu menyampaikan, pentingnya pengecekan untuk finalisasi atlit, pelatih dan official untuk Porprov, karena ini berkaitan erat dengan penyesuaian anggaran.

“Kita harus mempersiapkan jumlah atlit, pelatih dan official untuk disampaikan dalam pengajuan anggaran termasuk persiapan TC," ujar Zulkifli.

Pada rapat tersebut juga ada cabor yang belum belum dipastikan nomor-nomor atau kelas yang akan dipertandingkan dalam Porprov, karena masih menunggu rapat pembahasan THB oleh KONI Malut dengan Panitia Porprov.

Ketua Harian KONI Kota Ternate menegaskan bahwa PORPROV 2026 menjadi fokus utama sehingga diperlukan persiapan yang matang, karena Kota Ternate sebagai juara umum harus mempertahankan juara tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Kota Ternate Ismunandar Fabanyo, menyampaikan bahwa, meskipun madih menunggu rapat pembahasan THB, namun nama-nama atlit, pelatih dan official sudah harus dimasukkan kepada KONI Kota Ternate, karena ini terkait dengan pemesanan kelengkapan dan atribut kontingen.

"Saya berharap cabang olahraga yang bertanding di Porprov, sudah harus memasukkan nama, pelatih dan official selambat-lambatnya Jumat hari ini, sehingga sudah dapat dibuat data untuk kebutuhan kelengkapan dan atribut kontingen," tutup Ismu sapaan Ismunandar.

Berita terkait

Atasi Kemacetan Jelang Lebaran, Sistem Satu Arah Diterapkan di Kawasan Kampus Jember

Atasi Kemacetan Jelang Lebaran, Sistem Satu Arah Diterapkan di Kawasan Kampus Jember

Jember-Spektroom : Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember kembali menerapkan rekayasa lalu lintas berupa Sistem Satu Arah (SSA) di kawasan kampus guna mengurai kemacetan yang kerap terjadi selama bulan Ramadhan, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Kepala Dishub Kabupaten Jember, Gatot Triyono, menyatakan kebijakan tersebut mulai berlaku Jumat, 13 Maret hingga Kamis, 19

Budi Sucahyono, Anggoro AP
Bermodal Mesin Senso Pemuda Asal Dusun Seri, Kota Ambon Meraup 30 Juta Rupiah Tiap Bulan. Hasil pembakaran arang kayu.

Bermodal Mesin Senso Pemuda Asal Dusun Seri, Kota Ambon Meraup 30 Juta Rupiah Tiap Bulan. Hasil pembakaran arang kayu.

Ambon-Spektroom: Eliezer Wattimena pemuda Dusun Seri Desa Urimesing, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon, mampu meraup puluhan juta rupiah setiap bulan, hanya dengan mengolah dan membuat arang kayu. Proses pembuatan pembakaran arang kayu dilakukan Eliezer Wattimena secara tradional. Diawali dengan penebangan pohon, pemotongan dan pembakaran pada wadah penampungan (oven pembakaran), dibakar kurang

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru
Indonesia Kecam Serangan Israel di Libanon, Personel UNIFIL Terluka

Indonesia Kecam Serangan Israel di Libanon, Personel UNIFIL Terluka

Jakarta- Spektroom : Pemerintah Indonesia menilai serangan Israel di Lebanon selatan, memperburuk situasi keamanan di Lebanon. Serangan tersebut juga mengenai pos UNIFIL menyebabkan luka pada sejumlah personel pemelihara perdamaian. “Pemerintah Republik Indonesia mengecam keras serangan Israel di Lebanon selatan, yang merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan Resolusi Dewan Keamanan

Heriyoko