Koperasi Santo Alvin Pratama Ekspor Perdana Ikan Tenggiri ke Singapura
Spektroom - Badan Mutu KKP Ternate menyerahkan sertifikat ekspor perdana ikan tenggiri ke Singapura, Senin (22/12/2025). Penyerahan sertifikat ini dilakukan langsung oleh Kepala UPT Ternate, bekerja sama dengan salah satu unit pengolahan ikan lokal yang telah lolos sertifikasi kelayakan pengolahan.
Kegiatan ini menandai tonggak penting bagi pelaku usaha perikanan lokal dalam meningkatkan akses pasar internasional dan memperkuat daya saing produk perikanan Indonesia. Dengan dukungan unit pengolahan yang profesional dan standar mutu yang terjaga, produk perikanan yang diekspor dijamin aman, higienis, dan berkualitas tinggi.
Kepala Badan Mutu KKP Ternate, Arsal mengatakan, pihaknya terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan mutu hasil perikanan melalui sertifikasi kelayakan pengolahan, sehingga konsumen, baik domestik maupun internasional, dapat menikmati produk perikanan yang terpercaya dan berstandar internasional.
Penandatanganan dan penyerahan Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SMKHP) Koperasi Santo Alvin Pratama pada produk perikanan ikan Tenggiri Fresh ke Singapura. Kegiatan ini merupakan ekspor perdana untuk ikan Tenggiri dari Maluku Utara ke luar negeri dan semoga terus berlanjut
Untuk ekspor perdana hasil perikanan wajib disertai dengan Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SMKHP), yang secara internasional dikenal sebagai Health Certificate (HC). Sertifikat ini menjamin bahwa produk Anda memenuhi standar keamanan pangan global dan diterbitkan oleh Badan Mutu Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Menurut Arsal, jumlah ikan Tenggiri yang di ekspor ke Singapura sebanyak 67 kg dalam 2 box dan melalui cargo Garuda, nanti akan rutin di ekspor ke Singapura setiap minggu.