KOPT Gelar Konferensi Pers, Angkat Rencana Penambahan Layer Baru Dalam Struktur Tarif Cukai Rokok

KOPT Gelar Konferensi Pers, Angkat Rencana Penambahan Layer Baru Dalam Struktur Tarif Cukai Rokok
Foto Ilustrasi (Sumber Istock/Rattankun Thongbun).

Jakarta - Spektroom : Seiring berkembangnya diskursus kebijakan Cukai Hasil Tembakau (CHT) di ruang publik dan media nasional, Koalisi Organisasi Pengendalian Tembakau (KOPT) akan menyelenggarakan konferensi pers, pada Jum’at, 27 Februari 2026 Pukul 10.00 - 11.30 WIB, secara daring melalui Zoom Meetings.

Konferensi pers tersebut dimaksudkan untuk memberikan analisis kebijakan terbaru, hasil kajian riset, serta rekomendasi berbasis bukti terhadap rencana penambahan layer baru dalam struktur tarif cukai rokok.

"Isu ini semakin hangat diperbincangkan karena wacana penambahan layer tarif cukai oleh pemerintah yang menurut pernyataan resmi Kementerian Keuangan sedang digodok sebagai upaya memerangkap peredaran rokok ilegal ke dalam sistem formal" tulis KOPT, dalam undangan yang diterima Spektroom, Kamis (26/2/2026).

Namun, langkah ini sebenarnya dipandang memiliki implikasi luas terhadap daya beli, struktur harga rokok, potensi downtrading, keberlanjutan penerimaan cukai, serta efektivitas kebijakan kesehatan publik.

"Oleh karena itu, konferensi pers ini kami angkat untuk menjawab pertanyaan kritis : “Apakah penambahan layer tarif cukai adalah solusi yang tepat bagi pemerintah atau justru merupakan langkah mundur yang memperlemah tujuan kesehatan dan fiskal?” tulisnya lagi.

Konferensi pers digelar KOPT, yang terdiri dari Indonesian Youth Council for Tactical Changes (IYCTC) bersama Center for Human and Economic Development Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (CHED ITB-AD) serta Tobacco Control Support Center - Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (TCSC-IAKMI).

Kemudian Komnas Pengendalian Tembakau (Komnas PT), Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS UI), Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI), serta Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah (PEBS) Universitas Indonesia.(@Ng).

Berita terkait

Lakukan Monev Penanggulangan Kemiskinan di Prambanan, Wabup Sleman Dorong Optimalisasi Potensi Lokal

Lakukan Monev Penanggulangan Kemiskinan di Prambanan, Wabup Sleman Dorong Optimalisasi Potensi Lokal

Sleman - Spektroom : Wakil Bupati Sleman sekaligus Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Sleman, Danang Maharsa, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) penanggulangan kemiskinan di Kantor Kapanewon Prambanan, Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan program penurunan angka kemiskinan di tingkat wilayah berjalan efektif dan tepat sasaran. Berdasarkan data,

Bian Pamungkas
BMKG Peringatkan Wilayah Maluku Utara Masih Berpotensial Hujan dan Angin Kencang  26 Februari - 4 Maret 2026

BMKG Peringatkan Wilayah Maluku Utara Masih Berpotensial Hujan dan Angin Kencang 26 Februari - 4 Maret 2026

Ternate-Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi peningkatan curah hujan di wilayah Provinsi Maluku Utara. Peringatan dini yang dirilis Kamis (26/2/2026) berlaku untuk seminggu kedepan periode 26 Februari - 4 Maret 2026. Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Gubernur Maluku Dorong Pelabuhan Terintegrasi, Lokasi Ikuti Rekomendasi Studi Ilmiah

Gubernur Maluku Dorong Pelabuhan Terintegrasi, Lokasi Ikuti Rekomendasi Studi Ilmiah

Ambon-Spektroom : Pemerintah Provinsi Maluku menggagas pembangunan pelabuhan terintegrasi untuk memutus ketergantungan distribusi logistik dari Surabaya dan Makassar yang selama ini memicu mahalnya harga komoditas di berbagai kabupaten/kota kepulauan. Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam Keterangan persnya di Ruang Rapat Lantai II menegaskan, posisi Maluku yang strategis di kawasan timur Indonesia

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru