KSAD : Sabotase Jembatan Bailey ingin Jatuhkan Kerja Pemerintah dalam Pemulihan Bencana di Sumatera

KSAD : Sabotase Jembatan Bailey ingin Jatuhkan Kerja Pemerintah dalam Pemulihan Bencana di Sumatera
Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) membangun jembatan darurat tipe Bailey di Desa Lot Bener, Kecamatan Bener Kelipah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Sabtu (27/12/2025) ( Foto : Puspen TNI AD )

Spektroom - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkap adanya dugaan sabotase terhadap jembatan Bailey yang tengah dibangun di wilayah terdampak bencana di Aceh.

Maruli juga menayangkan potongan video yang memperlihatkan kondisi jembatan yang diduga telah dirusak.

Jembatan Bailey di Teupin Mane itu mulai digunakan pada 18 Desember lalu hasil gotong royong antara aparat dan masyarakat setempat.

"Sabotase itu sama saja dengan mengorbankan masyarakat yang sedang terdampak bencana" ujarnya di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025)

Maruli yang juga Satgas Perbaikan Jembatan mengaku geram dengan tindakan kelompok masyarakat yang membongkar baut di jembatan Bailey yang sudah dibangun TNI.

"Sabotase pekerjaan kemanusiaan ini ingin menjatuhkan kerja pemerintah dalam pemulihan bencana di Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh". pungkas jenderal TNI bintang empat.

Berita terkait

Camat Bungku Kabupaten Morowali  Meraih Gelar  Doktor di Program Pascasarjana UMI Makassar

Camat Bungku Kabupaten Morowali Meraih Gelar Doktor di Program Pascasarjana UMI Makassar

Spektroom - Kinerja aparatur sipil negara merupakan faktor kunci dalam keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan kualitas pelayanan.publik.Ditengah tuntutan reformasi birokrasi,globalisasi dan digitalisasi layanan Aparatur sipil negara tidak hanya di tuntut bekerja secara administratif,namun juga harus mampu menunjuķkan kinerja yang produktif,adaptif dan berorientasi. Camat Bungku Kabupaten Morowali

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti