KSOP Jayapura Pastikan Armada Perintis dan Penyeberangan Siap Layani Mudik Lebaran 2026

KSOP Jayapura Pastikan Armada Perintis dan Penyeberangan Siap Layani Mudik Lebaran 2026
Salah satu dari 9 Armada Perintis dan penyeberangan yang sandar di Pelabuhan dan disiapkan KSOP Jayapura dan dinyatakan laik laut layani Angkutan Lebaran 2026 di Papua. (Foto: Toni Teniwot)

Jayapura - Spektroom : Wali Menjelang arus mudik Lebaran 2026, KSOP Kelas II Jayapura memastikan seluruh armada perintis dan penyeberangan di wilayah Papua dalam kondisi laik laut dan siap beroperasi.

Melalui kegiatan uji petik yang digelar sejak 19 Januari hingga 19 Februari 2026, otoritas pelabuhan memeriksa secara menyeluruh sembilan armada yang menjadi tulang punggung konektivitas wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Papua.

Cicilia Warsini, Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Kelas II Jayapura, mengatakan uji petik dilakukan lebih awal sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan penumpang saat angkutan Lebaran.

“Dari hasil pemeriksaan aspek teknis dan nonteknis, seluruh armada dinyatakan laik laut dan siap melayani angkutan Lebaran 2026,” ujar Cicilia, Selasa (24/2/2026).

Adapun lima kapal perintis yang diperiksa yakni KM Sabuk Nusantara 81, 58, 100, 29, dan 45. Selain itu, empat armada lainnya terdiri dari KMP Etofili, KMP Emfote, serta dua kapal swasta KM Santika Lestari 77 dan KM Santika Lestari 88.

Menurut Cicilia, pemeriksaan mencakup kelengkapan dokumen kapal, sertifikasi keselamatan, kondisi mesin, alat navigasi, perlengkapan keselamatan seperti jaket pelampung dan sekoci, hingga kesiapan awak kapal.

Armada perintis dan penyeberangan memiliki peran vital di Papua, wilayah dengan karakteristik geografis yang didominasi laut dan kepulauan. Moda transportasi laut menjadi akses utama distribusi logistik, mobilitas warga, hingga penggerak roda ekonomi di kawasan terpencil.

Karena itu, kata Cicilia, pengawasan tidak hanya dilakukan menjelang musim mudik, tetapi secara berkala untuk memastikan standar keselamatan tetap terjaga.

Pelaksanaan uji petik dalam rentang waktu satu bulan juga memberi ruang bagi operator untuk melakukan perbaikan jika ditemukan kekurangan.

“Kami ingin memastikan ketika memasuki masa H-15 Lebaran, seluruh armada benar-benar siap dan tidak ada kendala teknis di lapangan,” tegasnya.

KSOP Jayapura juga mengimbau masyarakat yang akan mudik agar merencanakan perjalanan lebih awal guna menghindari penumpukan penumpang di pelabuhan maupun di atas kapal.

“Gunakan waktu keberangkatan lebih dini agar perjalanan lebih nyaman dan aman,” ujar Cicilia.

Dengan hasil uji petik tersebut, pemerintah berharap arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Papua dapat berlangsung lancar, aman, dan terkendali, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut sebagai urat nadi konektivitas kawasan timur Indonesia. (Toni Teniwut)

Berita terkait

Polisi Gagalkan Rencana Tawuran “Perang Sarung” di Tayu, 7 Remaja Diamankan

Polisi Gagalkan Rencana Tawuran “Perang Sarung” di Tayu, 7 Remaja Diamankan

Semarang-Spektroom: Rencana aksi tawuran atau perang sarung antar kelompok remaja di wilayah Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, berhasil digagalkan jajaran Polsek Tayu. Dalam patroli dini hari, polisi mengamankan tujuh remaja beserta delapan sepeda motor yang diduga akan digunakan menuju lokasi tawuran. Kapolresta Pati melalui Kapolsek Tayu AKP Aris Pristianto mengatakan, penggagalan

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas