Kwarnas Gerakan Pramuka Canangkan KBL 1447 H/2026
Bandarlampung - Spektroom : Gerakan Karya Bakti Lebaran (KBL) Idul Fitri 1447 H / 2026 M, dirancang untuk dapat melibatkan seluruh unsur Gerakan Pramuka secara terpadu yang meliputi berbagai bentuk kontribusi sosial seperti dukungan pelayanan dititik strategis jalur mudik, kebesihan lingkungan, pelayanan informasi, serta berbagai aksi sosial yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah.
Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Mayjen TNI (Purn.) Dr. Bachtiar Utomo, S.I.P., M.A.P pada pencanangan KBL Idul Fitri 1447 H / 2026 M, Kamis (12/3/2026) Via Zoom Meet.
Acara pencanangan KBL 2026 ini diikuti perwakilan Kwarda, dan Kwarcab Seluruh Indonesia termasuk Bidang Abdimasgana Kwarda Lampung.
Sesjen Kwarnas berpesan agar senantiasa menjaga sikap prilaku, kedisiplinan dan semangat pelayanan serta jaga kesehatan dan keselamatan, jadilah teladan bagi masyarakat.
“Tunjukan bahwa Pramuka adalah pribadi yang ramah, sigap membantu mampu bekerja dengan penuh tanggungjawab” pintanya.
Bachtiar Utomo juga menyampaikan harapan agar seluruh personel yang bertugas dapat memberikan dampak positif secara langsung kepada pemudik sebagai pengingat akan jati diri Pramuka sebagai kekuatan sosial.
"Jadilah teladan bagi masyarakat, tunjukkan bahwa Pramuka adalah pribadi yang ramah, sigap membantu, dan mampu bekerja dengan penuh tanggung jawab. Seorang Pramuka sejati adalah mereka yang mampu hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan,” pesan Ka Kwarnas, disampaikan Sesjen Bachtiar Utomo.
Menurutnya, Gerakan Pramuka secara rutin melaksanakan kegiatan Karya Bakti Pramuka pada Hari Raya Idul Fitri.
"Kegiatan ini merupakan karya nyata kepedulian Pramuka kepada masyarakat luas terutama masyarakat yang melakukan mudik lebaran dengan membantu memberikan informasi kelancaran arus di jalan raya, terminal, stasiun, dan pelabuhan" ungkap Sesjen.
Karya Bakti Lebaran pada Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M ini melibatkan seluruh jajaran Gerakan Pramuka mulai dari Gudep dan Satuan Karya ( Saka ) hingga Kwartir Nasional dengan berkoordinasi dan bekerjasama dengan Pemda, Kepolisian, dan Instansi terkait lainnya mulai pada hari H-7 sampai hari H+7, dengan tetap menerapkan manajemen resiko dan safe from harm.
“KBL 2026 merupakan ruang pembelajaran nyata bagi pramuka untuk mempraktekan nilai Tri Satya dan Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari” pungkas Bachtiar.(@Ng).