Lampu Jalan G. Obos Ujung Kembali Menyala, Risiko Kecelakaan Ditekan

Lampu Jalan G. Obos Ujung Kembali Menyala, Risiko Kecelakaan Ditekan
Petugas sedang melakukan perawatan PJU di jalan G Obos ujung. (Foto:Polin/Spektroom)

Palangka Raya–Spektroom : Perbaikan lampu penerangan di kawasan G. Obos Ujung mendapat respons positif dari warga. Titik tersebut sebelumnya dikenal rawan kecelakaan karena kondisi gelap pada malam hari.

Selain minim penerangan, karakter jalan di lokasi itu juga kerap mengecoh pengendara, terutama dari luar daerah. Dari arah jalan G Obos terlihat lurus, padahal jalur utama sebenarnya berbelok ke kiri atau ke kanan. Sementara bagian yang tampak lurus justru berakhir pada parit besar. Kondisi ini disebut warga sudah beberapa kali memicu kecelakaan tunggal, baik mobil maupun sepeda motor.

Keluhan tersebut sempat disampaikan melalui program Halo RRI di Pro 1 Radio Republik Indonesia Palangka Raya. Setelah dua kali laporan sejak akhir 2025, kini lampu di lokasi itu telah kembali berfungsi.

Agau, warga setempat, menyebut perbaikan tersebut sangat berarti bagi keselamatan pengguna jalan.

“Dulu gelap sekali, sudah ada beberapa kejadian mobil dan motor masuk hampir lurus ke parit karena tidak tahu jalannya harus belok. Sekarang sudah terang, jadi lebih aman,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

Ilustrasi PJU (foto:pixabay)

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Fery Soni, memastikan pihaknya menindaklanjuti setiap laporan masyarakat, terutama di titik rawan kecelakaan.

“Lokasi yang berpotensi membahayakan tentu menjadi perhatian kami. Gangguan lampu jalan bisa terjadi karena faktor teknis maupun cuaca ekstrem seperti hujan deras dan petir yang menyebabkan konsleting. Begitu ada laporan, tim langsung turun melakukan pengecekan dan perbaikan,” tegas Fery.

Ia juga mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan fasilitas penerangan atau rambu lalu lintas bermasalah. Menurutnya, kolaborasi antara warga dan pemerintah menjadi kunci mempercepat penanganan di lapangan.

Pemko Palangka Raya menegaskan pembenahan infrastruktur dasar, termasuk penerangan jalan dan titik rawan kecelakaan, tetap menjadi prioritas meski dilakukan bertahap sesuai kemampuan anggaran. Disisi lain bagi warga, lampu yang menyala bukan sekadar soal terang, tetapi tentang keamanan lingkungan dan keselamatan yang lebih terjamin di jalan. (Polin Sabela)

Berita terkait

Gema Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Menyapa Pemudik di Pelabuhan Mangga Dua Ternate

Gema Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Menyapa Pemudik di Pelabuhan Mangga Dua Ternate

Ternate–Spektroom: Momentum mudik Lebaran tahun ini dimanfaatkan secara strategis untuk memperkuat ketahanan keluarga. Bertempat di Posko Mudik Pelabuhan Laut Ahmad Yani dan Pelabuhan Bastiong, Kota Ternate, dilakukan sosialisasi program prioritas Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Program ini bertujuan mendorong peran aktif ayah dalam pengasuhan anak serta percepatan penurunan stunting

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru