Trending

LAMR Dorong Tim Terpadu Untuk Benahi Kelangkaan Solar Subsidi

LAMR Dorong Tim Terpadu Untuk Benahi Kelangkaan Solar Subsidi
Ketua Umum MKA LAMR Riau,Datuk H. Sri Marjohan Yusuf. (Foto: Diskominfotik Riau)

Pekanbaru-Spektroom : Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau mendorong pemerintah dan pihak terkait segera membentuk tim terpadu untuk membenahi persoalan kelangkaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) solar bersubsidi di bumi Lancang Kuning ini. 

Ketua Umum MKA LAMR Provinsi Riau, Datuk H. Seri Marjohan Yusuf, mengatakan langkah cepat perlu dilakukan menyusul adanya penggerebekan gudang penimbunan BBM di sejumlah tempat.

“LAMR mendorong segera diambil langkah-langkah reaktif, kesempatan pertama, berkaitan dengan penggerebekan gudang penimbunan BBM di sejumlah tempat,” kata Datuk Seri Marjohan, Minggu (4/10/2026).

Langkah tersebut, sambung Datuk Seri Marjohan, penting agar praktik penyimpangan tidak terus terjadi dan kelangkaan solar bersubsidi tidak berkelanjutan.

Datuk Seri Marjohan juga mendorong adanya kajian terhadap penambahan kuota solar bersubsidi sesuai kebutuhan riil di lapangan. Namun, penambahan kuota harus dibarengi dengan pengawasan ketat terhadap mata rantai distribusinya.

“Yang patut menjadi perhatian adalah pengawasan oleh pihak terkait, bagaimana mata rantai distribusinya, pasokan yang tepat sasaran, transparansi dan pengawasan itu sendiri secara keseluruhan,” ujar Datuk Seri Marjohan. 

Apalagi, jelas Datuk Seri Marjohan bahwa persoalan kelangkaan solar bersubsidi di Riau bukan masalah baru. Kondisi tersebut sudah cukup lama terjadi dan berdampak langsung terhadap masyarakat.

Salah satu dampaknya terlihat dari panjangnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU. Selain mengganggu kelancaran lalu lintas dan berpotensi menimbulkan kecelakaan, antrean panjang juga menyebabkan kemacetan.

“Hal ini tentunya berakibat ekonomi, biaya tinggi, waktu yang terbuang dan ketidakpuasan pelayanan dalam arti yang luas,” ungkap Datuk Seri Marjohan. 

Karena itu, Datuk Seri Marjohan meminta persoalan tersebut tidak dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, diperlukan langkah bersama lintas instansi agar persoalan distribusi solar bersubsidi dapat segera dituntaskan.

“Supaya tidak berlarut-larut, perlu memang segera dibentuk Tim Terpadu, guna membenahi permasalahan tersebut secara cepat, tepat dan  bermartabat,” ucapnya. (SN/Rill/MCR)

Berita terkait

Bupati Banyumas Jajaki Kerja Sama dengan Iran, dari Alat Kesehatan hingga Pertukaran Pelajar

Bupati Banyumas Jajaki Kerja Sama dengan Iran, dari Alat Kesehatan hingga Pertukaran Pelajar

Purwikerto-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Banyumas menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Republik Islam Iran di sejumlah sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, kebudayaan, hingga olahraga. Penjajakan ini juga mencakup rencana hibah alat kesehatan untuk mendukung pembangunan rumah sakit di Purwokerto serta pembangunan tempat ibadah. Dalam keterangan tertulisnya, Kamis, (15/10/2026), peluang

Bian Pamungkas
Pemprov DKI dan Polda Metro Jaya Perkuat Sinergi di Berbagai Aspek

Pemprov DKI dan Polda Metro Jaya Perkuat Sinergi di Berbagai Aspek

Jakarta-Spektroom : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat kolaborasi dengan Polda Metro Jaya, untuk meningkatkan keamanan, mendukung kesejahteraan masyarakat, serta membuka peluang kerja. Sinergi tersebut juga diarahkan pada penataan kawasan yang membutuhkan perhatian khusus, termasuk wilayah rawan transaksi narkoba di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan dukungan pemerintah daerah terhadap

Irvan Idris Saleh, Julianto
BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Sejumlah Perairan di Maluku Utara Masih Berpotensi Terjadi Gelombang Tinggi

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Sejumlah Perairan di Maluku Utara Masih Berpotensi Terjadi Gelombang Tinggi

Ternate-Spektroom : Sejumlah perairan di wilayah Provinsi Maluku Utara diprediksi masih terjadi gelombang tinggi dipicu angin kencang, yang harus diwaspadai akibat pengaruh angin kencang. BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di Wilayah Maluku Utara dalam empat hari ke depan

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru