Langit Pontianak Tertutup Asap Pekat, Kualitas Udara Masuk Level Berbahaya
Pontianak - Spektroom :Kondisi udara di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, berada pada kategori berbahaya (hazardous) akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan data pemantauan dari IQAir, indeks kualitas udara (AQI US) sempat menembus angka di atas 1.400 dengan konsentrasi partikel halus PM2.5 yang sangat tinggi
Tingginya konsentrasi polutan ini membuat udara terasa pekat, berbau menyengat, dan membatasi jarak pandang. Sejumlah warga menuturkan bahwa kondisi ini membuat matahari tidak tampak jelas pada siang hari karena partikel asap terakumulasi akibat kecepatan angin yang sangat rendah.
Menyikapi situasi darurat ini, Walikota Pontianak Eddy Rusdi Kamtono mengimbau seluruh warga untuk membatasi aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak. Bagi masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker berstandar N95 atau KN95 sangat dianjurkan guna menyaring partikel berbahaya PM2.5 secara optimal.
Warga juga disarankan menutup rapat pintu serta jendela rumah, menggunakan alat penyaring udara (air purifier) jika ada, serta mencukupi asupan cairan tubuh untuk menjaga kelembapan saluran pernapasan.
Perhatian khusus ditujukan kepada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit pernapasan atau asma agar memperbanyak waktu di dalam rumah demi menghindari risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan dampak kesehatan jangka panjang.