Lantik Empat Pejabat Administrator, Bupati Tanah Datar Tekankan Percepatan Realisasi TKD
Batusangkar-Spektroom : Bupati Tanah Datar Eka Putra melantik empat pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Senin (24/8/26). Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dilakukan berdasarkan hasil evaluasi kinerja serta kebutuhan organisasi.
Eka Putra mengatakan, penataan jabatan merupakan bagian dari upaya memperkuat reformasi birokrasi dan manajemen aparatur sipil negara (ASN) berbasis kompetensi. Ia memastikan proses pengisian jabatan dilakukan secara terbuka dengan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang kosong karena adanya pejabat yang memasuki purna tugas, sekaligus sebagai bagian dari mutasi dan promosi. Pelaksanaan pelantikan ini sudah melalui proses pertimbangan dari berbagai aspek kepegawaian. Alhamdulillah, saat ini seluruh pejabat eselon III sudah terisi,” kata Eka.
Menurut dia, mutasi, rotasi, dan promosi merupakan instrumen pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi. Pergantian posisi diharapkan tidak sekadar menjadi perpindahan administratif, tetapi mampu meningkatkan motivasi dan produktivitas pejabat dalam menjalankan program pemerintah.
“Perpindahan dan pertukaran posisi ini untuk meningkatkan motivasi pejabat agar melahirkan kinerja yang maksimal, terutama dalam melayani masyarakat serta melaksanakan program kerja yang telah ditetapkan untuk lima tahun ke depan,” ujarnya.
Eka juga meminta pejabat yang baru dilantik aktif menciptakan inovasi dan tidak terjebak pada pola kerja rutin. Kinerja para pejabat tersebut, kata dia, akan kembali dievaluasi dalam waktu enam bulan.
Selain kompetensi, Bupati menekankan pentingnya disiplin, kekompakan dan integritas seluruh ASN. Menurutnya, birokrasi harus mampu memastikan program pemerintah berjalan efektif sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik.
Eka Putra mengingatkan bahwa tantangan pemerintahan ke depan semakin kompleks. Para pejabat diminta ikut memastikan berbagai program pemerintah pusat yang berjalan di Tanah Datar dapat terlaksana dengan baik, termasuk pembangunan Sekolah Rakyat dan Pasar Serikat C Batusangkar.
Perhatian khusus diberikan terhadap percepatan realisasi Transfer ke Daerah (TKD). Eka meminta jajaran pemerintah daerah tidak memperlambat eksekusi anggaran yang telah tersedia untuk program yang dibutuhkan masyarakat.
“Segera tingkatkan realisasi TKD karena masyarakat membutuhkan. Jangan ragu untuk mengeksekusi dan yang terpenting lakukan koordinasi dengan Kejaksaan untuk pendampingan,” tegasnya.
Namun, ia mengingatkan percepatan anggaran tetap harus berjalan dalam koridor hukum dan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Pastikan jangan ada yang menjual nama Bupati dan Wakil Bupati. Tetap jalankan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Pesan tersebut menempatkan percepatan belanja daerah bukan sekadar persoalan penyerapan anggaran, melainkan juga soal memastikan setiap rupiah anggaran pemerintah memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Di sisi lain, kehati-hatian administratif dan kepatuhan terhadap aturan tetap menjadi prasyarat agar percepatan tidak berujung pada persoalan hukum.
“Selamat. Mudah-mudahan dukungan dari suami, istri dan keluarga menunjang kinerja sehari-hari. Semoga amanah yang diberikan diridai oleh Allah SWT,” tutupnya.
Empat pejabat administrator yang dilantik adalah:
- Narti, S.STP, sebagai Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Daerah.
- Elno Pembria, SE, M.Si, sebagai Sekretaris Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP).
- Busnika Hamidi, ST, MT, sebagai Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP).
- Metri Noviatul, ST, sebagai Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanah Datar. (Ris1)