Latih Pengawas Sekolah, APSI Bintan Terapkan Regulasi Kementerian Terbaru

Latih Pengawas Sekolah, APSI Bintan Terapkan Regulasi Kementerian Terbaru
Wakil Ketua DPRD Kepri Dewi Kumalasari Ansar membuka pelatihan pengawas dan pendamping sekolah(Foto: Diskominfo)

Tanjungpinang - Spektroom : Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Bintan menggelar Pelatihan Pendampingan Pengawas Sekolah Tahun 2026 di Plaza Hotel Tanjungpinang. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (21-23 Agustus 2026), bertujuan untuk memperkuat kompetensi pengawas sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Dewi Kumalasari Ansar, serta dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Andi Agung.

Mengacu pada Regulasi Terbaru

Ketua APSI Kabupaten Bintan, Syahrizal, menjelaskan bahwa materi pelatihan ini dirancang khusus dengan mengacu pada regulasi terbaru dari Kementerian Pendidikan. "Kegiatan ini merupakan Pelatihan Pendampingan Pengawas Sekolah yang sesuai dengan Perdirjen Nomor 4831 dan Model Kompetensi Perdirjen GTK Nomor 7328. Tujuannya jelas, memperkuat kompetensi untuk menciptakan mutu pendidikan yang lebih baik," ujar Syahrizal dalam laporannya.

Bersama peserta pelatihan(Foto:Diskomnfo)

Mengubah Paradigma Pengawas Sekolah

Dalam sambutannya, Wakil Ketua I DPRD Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, menekankan pentingnya mengubah paradigma lama mengenai pengawas sekolah. Menurut Dewi, pengawas masa kini harus menempatkan diri sebagai mitra strategis bagi kepala sekolah, bukan lagi figur yang ditakuti.

"Keberadaan pengawas sekolah tidak hanya menjadi momok yang menakutkan bagi kepala sekolah, tetapi harus menjadi kunci perubahan dan peningkatan kualitas pendidikan di sekolah," tegas Dewi Ansar.

Dewi menambahkan bahwa pengawas memiliki posisi strategis sebagai jembatan informasi antara kondisi nyata di lapangan dengan pemerintah daerah maupun DPRD. Informasi riil tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan dan solusi pendidikan.

Pelaksanaan Kedua di Kepri

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Andi Agung, mengungkapkan bahwa Kabupaten Bintan menjadi wilayah kedua di Kepri yang menggelar pelatihan ini setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di Kota Batam.

Andi mengingatkan para pengawas sekolah modern untuk menguasai lima peran penting dalam menjalankan tugas sehari-hari, yaitu pengawasan, pembinaan, motivasi, pemantauan, dan solutif (mampu memberikan solusi atas masalah sekolah).

 

Berita terkait

Polres Ketapang Uji X-FIRE untuk Jinakkan Bara Gambut, Cegah Karhutla Muncul Kembali

Polres Ketapang Uji X-FIRE untuk Jinakkan Bara Gambut, Cegah Karhutla Muncul Kembali

Ketapang - Spektroom : Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang terus dilakukan dengan berbagai metode. Salah satunya melalui uji penggunaan cairan X-FIRE yang dicampurkan dengan air untuk membantu memadamkan bara api dan mempercepat proses pendinginan lahan gambut yang terbakar. Pengaplikasian cairan tersebut dipimpin langsung Wakapolres Ketapang Kompol

Apolonius Welly