Legislator Asal Riau Dorong Kawasan Istana dan Cagar Budaya Siak Jadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional

Legislator Asal Riau Dorong Kawasan Istana dan Cagar Budaya Siak Jadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional
H.Hendry Munief MBA Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PKS Dapil Riau 1.( Foto: E Media DPR )

Spektroom - Anggota MPR/DPR RI Fraksi PKS Dapil Riau-I, Hendri Munif, MBA, mendorong Pemerintah Kabupaten Siak menerapkan kawasan industri hijau dan mengusul Kabupaten Siak masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Hal tersebut, dikatakannya, saat menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan, Kantor Bupati Siak, Senin (9/2/2026).

Tidak hanya bicara 4 Pilar, Hendri yang duduk di Komisi VII DPR RI itu, membidangi pembangunan perindustrian, pariwisata, ekraf dan UMKM. Berharap kehadiran di Siak mampu menyerap aspirasi dari masyarakat Siak.

Bicara wisata sejarah, Riau ada di Kabupaten Siak. Kerajaan Siak memilik kontribusi besar terhadap kemerdekaan NKRI pada masa itu.

"Karena itu, kita mengusulkan ke Pemerintah pusat menetapkan kawasan Istana Siak dan kawasan cagar budaya dan sekitarnya menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN)," kata dia.

Untuk sektor UMKM, ia akan melakukan penguatan sektor usaha kecil melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM di Kabupaten Siak.

"Sektor Industri, kami akan mengawal pengembangan Kawasan Industri Tanjung Buton seluas 5.600 hektare untuk dijadikan Green Industry (industri hijau) yang terintegrasi," kata dia.

Hendri berharap pengembangan kawasan industri ini dapat memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat lokal dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Untuk sosialisasi 4 Pilar, Hendri menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui dialog interaktif agar lebih mudah dipahami masyarakat. Ia mengajak peserta berdiskusi mengenai kontribusi nyata bagi bangsa, khususnya untuk kemajuan Kabupaten Siak.

"Kita berharap sosialisasi ini bukan saja memperkuat semangat kebangsaan, tapi juga memicu kontribusi nyata. Kita ingin berkolaborasi dan bersinergi membangun negeri," ungkapnya.(SN/MC Siak)

Berita terkait

Polisi Gagalkan Rencana Tawuran “Perang Sarung” di Tayu, 7 Remaja Diamankan

Polisi Gagalkan Rencana Tawuran “Perang Sarung” di Tayu, 7 Remaja Diamankan

Semarang-Spektroom: Rencana aksi tawuran atau perang sarung antar kelompok remaja di wilayah Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, berhasil digagalkan jajaran Polsek Tayu. Dalam patroli dini hari, polisi mengamankan tujuh remaja beserta delapan sepeda motor yang diduga akan digunakan menuju lokasi tawuran. Kapolresta Pati melalui Kapolsek Tayu AKP Aris Pristianto mengatakan, penggagalan

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas