Lekransy Jelaskan Implementasi CCTV Berbasis AI di Kota Ambon
Spektroom – Pemerintah Kota Ambon terus mendorong penguatan Ambon Smart City melalui pemanfaatan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI).
Salah satu inovasi yang saat ini diuji coba adalah penggunaan CCTV berbasis AI di sejumlah titik strategis kota.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy, menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Evaluasi Implementasi Kota Cerdas (Smart City) Tahun 2025 yang berlangsung di Balai Kota Ambon, Kamis (5/2/2026).
Ia menjelaskan bahwa langkah ini sejalan dengan program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon dalam meningkatkan pelayanan publik berbasis teknologi digital.
Menurut Lekransy, CCTV berbasis AI tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantauan visual, tetapi juga dilengkapi teknologi video analytics, computer vision, dan machine learning yang memungkinkan analisis otomatis terhadap berbagai aktivitas di lapangan secara real-time.
Implementasi ini menjadi bagian dari penerapan pilar Smart Governance dan Smart Environment.
Saat ini, uji coba dilakukan di dua lokasi. Pertama, CCTV di Pertigaan Tulukabessy yang telah terintegrasi dengan AI Video Analytics Engine. Sistem ini memiliki fitur Automatic License Plate Recognition (ALPR) untuk mengidentifikasi kendaraan pelanggar, khususnya yang melawan arus, serta Illegal Parking Detection untuk mendeteksi parkir sembarangan.
Selain itu, kamera dilengkapi Motion Detection dan Auto Tracking yang secara otomatis melacak pergerakan kendaraan pelanggar pada pukul 16.00 hingga 08.00 WIT.
“Data yang dihasilkan dapat menjadi dasar penegakan aturan lalu lintas berbasis bukti digital,” ujar Lekransy.
Lokasi kedua berada di TPU Batu Merah, dengan fokus pada pengelolaan kebersihan lingkungan. Fitur yang diterapkan meliputi pemantauan volume sampah, sistem peringatan otomatis saat bak sampah penuh, serta pendeteksian aktivitas pembuangan sampah di luar jam yang ditentukan.
Lekransy menambahkan, selama masa uji coba, sistem CCTV AI akan terus menjalani proses penyesuaian dan machine learning berbasis data lapangan.
Ke depan, teknologi ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam pengambilan kebijakan berbasis data untuk pengelolaan Kota Ambon yang lebih cerdas. (EM)