Lepas Jalan Santai BPS, Ganjar Jationo: Kredibilitas Data BPS Menjadi Kompas Navigasi Pembangunan Daerah

Lepas Jalan Santai BPS, Ganjar Jationo: Kredibilitas Data BPS Menjadi Kompas Navigasi Pembangunan Daerah
Ribuan Peserta Jalan Santai Hari Statistik Nasional (HSN) Tahun 2026, dilepas dari halaman depan Kantor BPS Provinsi Lampung. (Foto Spektroom).

Bandarlampung - Spektroom: Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kadiskominfotik) Lampung, Ganjar Jationo bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, melepas ribuan peserta jalan santai dalam rangka memperingati Hari Statistik Nasional (HSN) Tahun 2026, di halaman depan Kantor BPS Provinsi Lampung, Minggu (4/10/2026).

Sumber Biro Adpim Lampung

Mengusung tema "BPS Menyapa Lampung", peserta jalan santai menyusuri jalan sekitar kantor BPS Lampung, di Jalan Basuki Rahmat dan sekitarnya di Kecamatan Telukbetung Selatan dan kembali ke Kantor BPS.

Sebelum melepas Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menegaskan komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) untuk terus mendukung dan menjaga independensi BPS sebagai satu-satunya lembaga pemegang mandat statistik dasar negara.

"BPS diberi mandat oleh undang-undang untuk menyelenggarakan proses bisnis statistik. Kami di Pemda justru harus menjaga independensi BPS agar metodologinya tidak diintervensi," ungkap Ganjar.

Menurut Ganjar, kredibilitas data BPS sangat krusial karena menjadi kompas navigasi pembangunan daerah.

"Kalau datanya kredibel, Pemda juga mudah menggunakannya untuk menentukan arah, kecepatan, dan kedalaman program pembangunan. Data BPS adalah kompasnya," ujar Ganjar.

Rangkaian peringatan Hari Statistik Nasional 2026 di Lampung ini berlangsung meriah dan ditutup dengan ramah tamah serta aksi sosial donor darah bersama warga dan instansi terkait.

Dikesempatan yang sama, Kepala BPS Lampung Ahmadriswan Nasution mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi BPS untuk hadir lebih dekat di tengah-tengah masyarakat. Sekaligus menegaskan pentingnya data statistik yang berkualitas dalam pembangunan daerah.

"Atas nama BPS Provinsi Lampung, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemprov Lampung serta seluruh tamu undangan, mitra kerja, serta seluruh peserta yang telah hadir dan mendukung kegiatan ini," kata Ahmadriswan Nasution.

Ahmadriswan mengingatkan bahwa statistik tidak hanya kumpulan angka, tabel, maupun publikasi teknis belaka.

"Dibalik setiap angka terdapat gambaran tentang masyarakat, pendidikan, kesehatan, pekerjaan, ekonomi, dan berbagai dinamika kehidupan kita. Statistik yang berkualitas menjadi fondasi penting bagi perencanaan pembangunan nasional dan daerah," ujarnnya.

Oleh karena itu melalui jalan santai ini, BPS Lampung ingin melepas kesan kaku dan keluar gedung untuk menyatu bersama warga.

"BPS hadir di lapangan, bertemu masyarakat, mendengar, mencatat, dan mengolah informasi menjadi statistik yang bermanfaat. Jalan santai ini simbol bahwa kita ingin terus bergerak bersama membangun Lampung berdasarkan data," tukasnya.

Ahmadriswan mengatakan, data adalah darah pembangunan, hingga gerakan donor data tidak hanya jalan santai, rangkaian HSN 2026 juga diisi dengan aksi sosial donor darah.

Menurutnya metafora menarik mengenai keterkaitan donor darah dan pendataan BPS. "Data itu ibarat darah pembangunan.

"Seperti halnya tubuh butuh darah yang sehat, pembangunan juga disokong oleh kebijakan berkualitas berdasarkan data yang valid. Maka dari itu, setetes darah, sejuta data untuk kehidupan yang lebih baik," kata Ahmadriswan.

Untuk itu dirinya mengimbau masyarakat Lampung untuk senantiasa mendukung petugas lapangan BPS ketika melakukan pendataan.

"Bila petugas kami hadir di rumah Bapak/Ibu, berikan informasi yang benar dan jujur. Anggap saja itu sebagai aksi donor data demi kemajuan daerah kita bersama," ungkap Ahmadriswan mengakhiri sambutannya.(@Ng).

Berita terkait